Lima Prinsip Utama Positive Parenting, Cara Membentuk Anak Bahagia!
- https://www.freepik.com/free-photo/family-green-nature-together_1624171.htm#from_element=cross_selling__photo
Parenting, VIVA Mindset –Dilansir dari Pregnancy-Birth-and-Baby, pengasuhan positif atau Positive Parenting Program bertujuan untuk membantu orang tua membesarkan anak yang bahagia percaya diri dan berkemampuan. Program ini dirancang untuk orang tua dengan anak usia hingga 16 tahun. Melalui pengasuhan positif orang tua dapat membangun hubungan yang erat dan penuh kasih mendorong perilaku positif anak serta mencegah atau mengelola perilaku buruk secara efektif-. Terdapat lima prinsip utama yang menjadi pondasi bagi orang tua untuk menjadi pendidik yang positif bagi anak-anak mereka.
Prinsip-Prinsip Kunci Pengasuhan Positif
1. Menciptakan Lingkungan yang Aman dan Menarik
Orang tua perlu memastikan rumah aman bagi anak misalnya menjauhkan benda berbahaya seperti pisau dan obat-obatan dari jangkauan. Lingkungan yang "menarik" tidak memerlukan mainan mahal. Sediakan peralatan yang memicu kreativitas seperti pakaian untuk dress-up- kotak kardus atau bahan kerajinan. Anak yang sibuk bereksplorasi cenderung lebih sedikit berbuat ulah.
2. Mendorong Pembelajaran Positif
Berikan perhatian positif dan umpan balik yang spesifik. Misalnya katakan "Ibu bangga kamu terus mencoba menyelesaikan puzzle itu" Sentuhan fisik seperti pelukan dan ucapan "Aku sayang kamu" sangat penting untuk membuat anak merasa aman dan diterima.
Ini berarti menetapkan aturan dasar dan mengikuti konsekuensi yang sesuai usia jika aturan tersebut dilanggar misalnya mengambil mainan selama beberapa menit. Di sisi lain orang tua juga harus memberikan pujian saat anak berperilaku baik jujur dan membantu.
4. Bersikap Realistis
Tidak ada orang tua atau anak yang sempurna. Sesuaikan ekspektasi anda dengan tingkat perkembangan dan kapasitas anak. Cobalah melihat dunia dari sudut pandang anak misalnya sudut pandang seorang balita untuk memahami mengapa mereka bertindak demikian.
5. Menjaga Diri Sendiri
Menjadi orang tua sangat menuntut tenaga dan emosi. Anda membutuhkan waktu untuk diri sendiri agar bisa kembali segar dan tenang saat berinteraksi dengan anak. Luangkan waktu bersama orang dewasa lain atau lakukan hobi yang Anda nikmati. Jika Anda memiliki pasangan bekerjalah sebagai tim. Jangan ragu untuk meminta bantuan kepada keluarga teman atau tenaga profesional jika merasa kewalahan. Melibatkan anak dalam tugas-tugas rumah tangga yang wajar juga membantu menyelesaikan pekerjaan sekaligus membuat anak merasa berguna dan bertanggung jawab.