Pentingnya Sensory Play untuk Anak
- https://id.pinterest.com/pin/2040762326761033/
Parenting, VIVA Mindset –Sensory play adalah aktivitas bermain yang merangsang indera anak, seperti sentuhan, pendengaran, penglihatan, penciuman, serta sistem vestibular dan proprioseptif serta memiliki banyak manfaat penting untuk perkembangan anak. Berikut penjelasan manfaatnya, lengkap dengan sumber dari jurnal dan penelitian local.
Manfaat Sensory Play Berdasarkan Penelitian
1. Perkembangan Motorik Halus dan Kasar
a. Sebuah penelitian dari Universitas Bina Darma menemukan bahwa kegiatan sensory play secara signifikan meningkatkan motorik halus anak usia dini melalui aktivitas seperti menempel, menggunting, dan mewarnai.
b. Penelitian lain oleh Erwan Susanto dalam Jurnal Anak Usia Dini menunjukkan bahwa sensory play dapat mengembangkan koordinasi motorik, karena anak menggunakan indera dan tubuhnya secara terintegrasi ketika bermain, misalnya menuang air, meremas playdough.
c. Di Kabupaten Bogor, intervensi sensory play finger pada PAUD juga terbukti membantu perkembangan motorik halus anak melalui stimulasi indera dan respon sensorik.
2. Perkembangan Kognitif
Sebuah artikel di Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah menjelaskan bahwa bermain (termasuk sensory play) membantu perkembangan kognitif anak karena membuat mereka berpikir, mengeksplorasi, dan menyerap informasi dari lingkungan.
3. Regulasi Emosi dan Manfaat pada Anak Berkebutuhan Khusus
a. Dalam penelitian di Desa Surakarta (PAUD), media sensory play diimplementasikan sebagai terapi sederhana untuk anak berkebutuhan khusus. Hasilnya menunjukkan dampak positif terhadap aspek emosional dan perkembangan sensorik anak.
b. Sensory play membantu anak menenangkan diri karena stimulasi sensori tertentu (seperti tekstur lembut atau tekanan ringan) dapat menurunkan tingkat kegelisahan dan membantu regulasi emosi. Hal ini juga didukung oleh terapis rekreasi dan okupasi.
4. Stimulasi Lima Indera dan Bahasa
a. Terapi dengan kit sensory play juga terbukti meningkatkan pengetahuan orang tua tentang stimulasi tumbuh kembang anak, misalnya pada anak stunting. Penelitian di jurnal pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa Ibu yang menggunakan kit sensory play lebih paham bagaimana merangsang perkembangan sensorik anak.