5 Strategi Jitu Menaklukkan Anak yang Picky Eater Selama Liburan

Makan bersama saat liburan
Sumber :
  • https://unsplash.com/id/foto/beberapa-anak-duduk-di-atas-selimut-merah-dan-putih-b5tXw3AsnXg

Parenting, VIVA Mindset – Liburan seharusnya jadi momen menyenangkan bagi seluruh keluarga tapi bila Anda punya anak yang cukup pemilih dalam hal makan, pengalaman di luar rumah bisa berubah menjadi tantangan. Dilansir dari Parents.com ada beberapa strategi-praktis agar anak tetap terpenuhi nutrisinya dan keluarga tetap nyaman selama perjalanan.

img_title Cara Mengatur Waktu Belajar dan Bermain Anak

1.Mulailah dari “Satu Gigitan Pertama”

Ketika menghadapi anak pemilih makan, pendekatan pertama yang disarankan adalah mengenalkan makanan baru lewat langkah kecil. Ahli gizi pediatrik Danielle Zold menyarankan agar orang tua menyediakan porsi mini, mengajak anak untuk mengamati bentuk, warna, tekstur makanan tanpa tekanan. 

img_title Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Tepat Mengawasi PR Anak

Ketika anak boleh mencium dulu, kemudian mencicipi sedikit dengan bebas pilihan, mereka mulai merasa kontrol atas situasi dan bisa lebih terbuka terhadap makanan baru.

2.Kenali Kapan “Zona Nyaman” Anak di Tempat Baru

img_title Homeschooling atau Sekolah Formal? Ini Pertimbangannya

Liburan berarti rutinitas bisa berubah, hotel, resort, restoran asing. Anak yang pemilih makan sering merasa tekanan tambahan. Zold menekankan bahwa membentuk kebiasaan makan yang lebih luas bukan sprint, melainkan perlahan dan konsisten. 

Sebelum perjalanan, biarkan anak terbiasa dengan pengalaman makan di luar rumah latihan ke restoran, mencoba menu baru agar saat liburan suasananya lebih familiar.

3. Manfaatkan Menu Anak Sebagai Jembatan

Saat memilih tempat makan, pilihlah lokasi yang memiliki “kid-friendly” menu atau restoran yang sudah terbiasa menerima anak-anak. Artikel menyebut bahwa anak tersebut, setelah beberapa kali latihan, akhirnya bisa mencoba sushi atau sup miso di resort mewah saat liburan.

Mulai dari menu yang terasa aman bagi anak akan membantu membangun kepercayaan diri dan membuat momen makan jadi lebih ringan.

4. Prioritaskan Kelompok Makanan — Tanpa Tekanan

Liburan sering berarti rutinitas makan berantakan. Daripada memaksa anak makan sempurna, lebih penting untuk menawarkan tiga kelompok utama yaitu protein, sayuran/produk, dan karbohidrat, ketika memungkinkan. 

Jika anak memilih hanya satu atau dua kelompok saja, tak apa. Targetnya adalah “makan sesuatu” daripada stres mengejar setiap kelompok. Ingat tujuan Anda juga menikmati liburan.

5. Siapkan “Rencana B” dengan Cemilan Favorit

Halaman Selanjutnya
img_title