Melatih Motorik Halus Anak Dimulai dari Jari Tangan

Anak dapat menulis karena motorik halusnya terlatih
Sumber :
  • https://unsplash.com/s/photos/kids-writing

Parenting, VIVA Mindset –Senangnya punya anak sehat. Anak dapat berkegiatan aktif sesuai usianya. Nah, untuk mendukung anak tumbuh sehat, perlu diketahui peran motorik halus pada  anak.

img_title Penerapan Pengasuhan Positif dalam Membentuk Karakter dan Perkembangan Otak Anak Usia Dini

 

Dilansir dari @niarh24 di Instagram, motorik halus adalah kemampuan menggerakkan otot kecil. Otot kecil ada di tangan, jari, dan pergelangan tangan anak. Kemampuan ini merupakan pondasi penting dalam berkegiatan.

img_title Mengubah Pola Pengasuhan Anak Remaja: Menjadi Mentor dan Membangun Kemandirian Masa Depan

 

​Motorik halus membantu anak menulis. Anak jadi bisa memegang pensil dengan benar. Anak bisa mengontrol tekanan saat menulis. Anak juga tidak cepat lelah saat belajar.

img_title Benarkah Bayi Lahir Caesar Lebih Mudah Sakit? Ini Penjelasan Medisnya

 

​Manfaat Luar Biasa Melatih Motorik Halus

 

​Melatih motorik halus itu sangat penting. Manfaatnya sangat besar. Pertama, koordinasi tangan dan mata anak meningkat. Kedua, otot jari dan tangan anak menguat. Ketiga, melatih fokus dan kesabaran anak. Keempat, mendorong kemandirian anak. Kelima, menumbuhkan rasa percaya diri.

 

​Coba bayangkan anak bisa memakai baju sendiri. Bayangkan anak bisa mengancingkan kemeja dengan mudah. Itu semua berkat motorik halus yang terlatih.

 

​12 Kegiatan Sederhana di Rumah

 

​Melatih motorik halus tidak butuh mainan mahal. Cukup gunakan benda di sekitarmu. Ada 12 aktivitas sederhana.

  1. ​Ajak anak memindahkan kacang dengan sendok.
  2. Minta anak memeras spons basah.
  3. Biarkan anak mencoret bebas atau menggambar bentuk.
  4. Bermainlah playdough atau tanah liat.
  5. ​Bisa juga menyusun kancing atau manik besar.
  6. Ajak anak menggunting sedotan.
  7. Minta anak membuka dan menutup toples kecil.
  8. Latih anak memasang penjepit baju di tepi wadah.
  9. ​Menyusun balok kecil.
  10. Memasukkan tali ke lubang sedotan.
  11. Mengupas kulit pisang atau telur rebus.
  12. Terakhir, ajak anak mengelap meja dengan kain basah.

 

​Tips Penting Saat Anak Belajar

 

​Lakukan aktivitas ini secara berulang dan konsisten. Jangan buru-buru ganti aktivitas setiap hari. Anak butuh belajar melalui pengulangan.

 

​Perhatikan juga waktu dan suasana hati anak. Rasa bosan itu bagian dari proses belajar. Namun jangan paksa anak menyelesaikan kegiatan. Jika anak sudah lelah, biarkan istirahat dulu. Lanjutkan lagi di waktu yang lebih pas.

 

​Selalu berikan kesempatan mencoba. Ciptakan suasana menyenangkan. Sisipkan musik atau cerita seru.

Halaman Selanjutnya
img_title