10 Metode Terapi Membumi (Grounding atau Earthing) untuk Kesehatan Jiwa Anak
- https://www.greenchildmagazine.com/grounding-with-kids/
Parenting, VIVA Mindset – Istilah Grounding/Earting adalah istilah populer yang berarti berjalan tanpa alas di tanah, atau aktivitas fisik yang langsung terhubung dengan alam tanpa perantara. Alam semesta menyimpan rahasia jutaan ion bermuatan energi positif. Bumi ibarat baterei raksasa yang mengandung muatan listrik alami, halus, dan tak akan habis. Segala partikel alam di bumi atau angkasa terbuat dari atom, untuk keamanan dan stabilitas dunia menyimpan solusi untuk manusia sebagai penghuni didalamnya.
Praktek earthing ini sudah ada sebelum istilah tersebut dikenal oleh masyarakat. Berjalan tanpa alas kaki, bersentuhan dengan tanah tanpa gangguan, membiarkan kulit telanjang bersentuhan dengan tanah, baik menyentuh pohon atau berbarik di rumput. Teknik ini disebut metode terapi alami untuk fisik dan jiwa manusia. Ketika tubuh berinteraksi langsung dengan elemen di bumi, tanda ada proses transfer energi dari bumi ke tubuh manusia. Energy dari bumi bisa untuk memelihara dan menyeimbangkan tubuh secara alami, tanpa obat kimia atau peralatan medis lainnya
Terapi ini tidak hanya untuk orang dewasa, bahkan memiliki jutaan manfaat untuk pertumbuhan anak sejak dini. Selain untuk kesehatan jiwa, metode ini mampu meningkatkan kemampuan motorik anak. Secara sederhana, metode ini bisa dilakukan dengan berjalan tanpa alas kaki, memeluk pohon, atau berkebun. Tapi, berinteraksi dengan alam memiliki ragam aktivitas lainnya. Berikut 10 metode earthing yang bisa dilakukan orang tua kepada si kecil;
1. Teknik Akar
Metode ini mengharuskan anda untuk mengajak si kecil keluar rumah, tanpa alas kaki, lantas terduduk bersama dan bercakap satu-dua tentang alam semesta. Misalkan pohon, anda meminta si kecil untuk membayangkan bentuk pohon, dari ujung daunnya, rantingnya, kemana saja akarnya, setinggi apa daun dan batangnya. Metode ini akan membantu anak untuk menciptakan stabilitas imaginasi anak
2. Teknik 5-4-3-2-1
Teknik yang sering dibahas oleh pakar kesehatan atau psikologi. Teknik sederhana ini adalah teknik melatih indera si kecil. Dengan tetap berinteraksi langsung di alam, mintalah si kecil untuk menjelaskan lima hal yang dirasakan oleh indera mereka. Apa yang mereka lihat, mereka dengar, mereka sentuh, mereka cium hingga mereka rasakan. Teknik ini terbilang cukup efektif karena mampu menyalakan fungsi lima indera. Teknik ini juga masih banyak dilakukan orang dewasa. Karena teknik ini memperlambat tingkat kecemasan
3. Teknik Bernafas dengan Perut
Kita terbiasa bernafas menggunakan hidung dengan cepat dan tanpa kita sadari. Karena itu, untuk menyegarkan, metode bernafas dengan perut sangat penting untuk kesehatan si kecil. Mengambil nafas dalam-dalam dan mengeluarkannya secara dalam-dalam mampu menjaga stabilitas jiwa anak-anak. Metode sederhana ini bisa dilakukan dalam ruang, namun, jika dilakukan di luar ruangan, bersama dengan alam, metode ini akan sangat menenangkan hati si kecil
4. Teknik A-B-C
Jika teknik 5-4-3-2-1 adalah teknik mengidentifikasi hasil dari lima indera manusia, maka teknik ini adalah teknik menyebutkan nama di sekitar mereka. Menyebutkan apa saja yang mereka temukan di alam semesta sesuai dengan alphabet yang disebutkan orang tua. Teknik ini bisa digunakan di dalam rumah, dengan meminta si anak untuk menemukan barang sesuai dengan huruf yang diminta si anak
5. Teknik peregangan
Teknik sederhana ini seringkali disebut sebagai teknik pemanasan. Anda bersama si kecil bisa melakukan peregangan bersama-sama. Peregangan otot yang bisa dilakukan dengan mengangkat kedua tangan ke atas sebelum pergerakan lainnya, atau jalan kaki bersama sebelum lari.
6. Teknik memeluk
Dalam pendidikan Asia, metode memeluk tampak asing. Namun, bukan berarti tidak bisa dilakukan. Metode ini bisa dilakukan oleh si kecil dengan sikap memeluk dirinya sendiri, lantas mengucapkan kalimat afirmasi positif di alam terbuka, seperti “Aku membumi” atau “Aku adalah aku seutuhnya” dan semacamnya
7. Teknik berjalan
Metode ini yang lebih akrab dibandingkan metode lain. Yaitu, berjalan kaki tanpa alas. Metode sederhana yang bisa dilakukan kapan saja, baik pagi hari sambil menikmati matahari terbit, atau sore hari dimana udara bumi menghangat. Menyentuh alam dengan kaki telanjang, memperlambat langkah dan memperhatikan lingkungan mampu menghantarkan hubungan positif bumi kepada tubuh si kecil
8. Teknik reorientasi
Teknik ini lebih sering digunakan untuk remaja hingga orang dewasa sendiri. Namun, bukan berarti tidak bisa dilakukan untuk si kecil. Teknik ini merupakan dialog antara orang tua dengan si anak. Dengan cara duduk bersama di alam terbuka, sambil menikmati udara sekitar, orang tua akan meminta si anak untuk menyebutkan segala hal tentang diri si kecil. Baik nama si anak, usia berapa, apa warna mata dan rambutnya, makanan favoritnya, teman terbaiknya di sekolah, dan semacamnya
9. Teknik menjiplak tangan
Teknik ini sudah sangat umum dan sangat disukai oleh anak-anak Negara manapun itu. Teknik ini memang tidak berhubungan dengan alam semesta. Namun, teknik menjiplak ini bisa dilakukan dengan menjiplak tangan si kecil dengan warna-warna alam di sekitarnya. Teknik ini menghasilkan otak si kecil untuk terus produktif
10. Teknik hentakan dan pukulan
Jangan berprasangka buruk dengan teknik ini. Menghentak dan memukul yang dimaksud adalah meminta si kecil untuk berinteraksi aktif dengan tanah, baik menghentakan kakinya kuar-kuat ke tanah, memegang rerumputan, meniup dedaunan, atau bahkan memeluk pepohonan. Hal ini dilakukan agar si kecil merasa dekat dengan alam semesta, dan bahwa alam adalah sahabat terbaiknya.
Dengan 10 teknik ini, anda bisa mulai mengajarkan kepada si kecil untuk dekat dan akrab dengan si kecil. Selain meningkatkan kemampuan motorik si kecil. Metode ini juga bisa mengajarkan kepada si kecil bahwa alam semesta adalah rumah, alam semesta adalah kawan yang tiada habis energinya.