3 Tips Memuji Anak yang Tepat

Bunda memuji putrinya dengan bahagia.
Sumber :
  • https://unsplash.com/id/foto/seorang-wanita-menggendong-seorang-gadis-kecil-di-pelukannya-IBKqrDz7pkE

Parenting, VIVA Mindset – Saat anak melakukan sesuatu yang hebat, kita sering refleks memuji. Namun, tahukah kamu bahwa memuji dengan cara yang salah bisa membuat anak takut gagal?

img_title Menavigasi Batasan Screen Time di Era Digital: Risiko Speech Delay dan Pentingnya Digital Detox

​Dilansir dari @citra_amelinda di Instagram, pujian yang terlalu umum, seperti “Kamu anak pintar!” atau “Gambarmu bagus banget!”, ternyata kurang efektif. Pujian itu sebaiknya fokus pada hasil, bukan usaha. Anak jadi berpikir, "Kalau hasilnya tidak sempurna, berarti aku gagal."

img_title Mengatasi Tantrum Anak Usia Dini dengan Metode Emotion Coaching

​Jadi, bagaimana cara memuji yang benar? Ada 3 tips memuji anak dengan tepat.

1. Puji Proses, Bukan Hanya Hasilnya

img_title Tanda Keterlambatan Motorik Bayi yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

Daripada bilang, “Gambarmu keren!”, coba katakan, "Aku lihat kamu teliti banget bikin garis-garisnya. Kamu juga hati-hati saat mewarnai. Hebat!"

Kalimat ini menunjukkan bahwa kamu menghargai kerja kerasnya. Anak jadi tahu bahwa usahanya lebih penting dari sekadar hasilnya.

2. Puji Kemajuan, Bukan Hanya Capaian Akhir

Saat anak mendapat nilai bagus, jangan hanya bilang, “Anak Papa memang selalu pintar!”

Lebih baik, katakan: "Dibandingkan nilai ujian kemarin, ini lebih tinggi. Terima kasih sudah belajar lebih giat!"

Pujian ini fokus pada perbaikan. Anak belajar mengevaluasi diri. Anak juga jadi termotivasi untuk terus berprogres.

3. Puji dengan Spesifik

Kalau anak menyanyi dengan baik, jangan cuma bilang, "Suaramu bikin merinding."

Coba sampaikan: "Mama suka improvisasimu di akhir lagu. Latihan lagi, ya, biar makin siap saat tampil nanti!"

Pujian yang spesifik mendorong anak mengulang perilaku positifnya. Mereka tahu persis bagian mana yang patut dibanggakan.

​Pujian yang Membangun Lebih Realistis

​Ingat, pujian yang paling baik itu realistis, spesifik, dan secukupnya. Pujian ini akan membantu anak memiliki pola pikir bertumbuh (growth mindset). Anak akan lebih tangguh dan berani mencoba hal baru.

​Mari mulai memuji dengan cara yang benar. Jadikan pujian sebagai alat untuk membangun karakter, bukan sekadar kata-kata kosong.