Hindari Pelecehan Anak dengan Ajaran Penting
- https://pixabay.com/id/photos/taman-musim-gugur-anak-dengan-ibunya-2967713/
Parenting, VIVA Mindset –Anak tidak setiap saat bisa kamu dampingi. Sementara pelecehan anak bisa terjadi di mana saja, kapan saja, dan pelakunya bisa siapa saja.
Sebagai orang tua, kamu punya peran penting untuk membekali anak. Ajarkan pemahaman tentang tubuh dan diri anak.
Dilansir dari @seputarparenting di Instagram, ajarkan 5 kalimat sederhana ini kepada anak. Supaya mereka tahu apa yang harus dilakukan dan kepada siapa mereka harus bercerita.
1. "Tubuhku adalah milikku, tidak boleh ada yang sentuh atau pegang sembarangan."
Ajarkan anak bahwa tubuh anak adalah privasi.
Contoh: "Nak, hanya mama dan papa yang boleh memandikanmu. Itu pun hanya di kamar mandi."
2. "Bagian yang ditutupi pakaian adalah area pribadi, tidak boleh ada yang melihat apalagi menyentuhnya."
Area pribadi adalah bagian tubuh yang tertutup oleh pakaian dalam.
Contoh: "Tidak ada orang lain yang boleh melihat bagian tubuh yang ditutupi oleh celana dalam dan baju renangmu."
3. "Kalau kamu merasa tidak nyaman, bingung, atau tidak suka, kamu boleh dan harus bilang 'TIDAK'."
Berikan anak keberanian untuk menolak.
Contoh: "Kalau ada paman yang ingin mencium atau memelukmu, tapi kamu tidak suka, katakan 'tidak' dengan tegas."
4. "Kamu boleh cerita apa saja ke ayah dan ibu, dan kami tidak akan marah."
Bangun kepercayaan agar anak tidak takut bercerita.
Contoh: "Tidak peduli apa pun yang terjadi, ceritakan saja ke mama atau papa. Kami janji tidak akan marah."
5. "Kalau ada yang bilang, 'Jangan kasih tahu siapa-siapa ya dan rahasiakan dari orang lain,' itu tandanya kamu harus segera cerita ke Ayah dan Ibu."
Ini adalah kunci penting untuk mendeteksi bahaya.
Contoh: "Kalau ada orang yang memberikanmu permen dan meminta kamu merahasiakannya dari kami, kamu harus segera bilang ke mama dan papa ya."
Membekali anak dengan kalimat-kalimat ini adalah salah satu langkah terbaik untuk melindungi mereka. Ingat, keselamatan anak dimulai dari percakapan terbuka dan edukasi yang tepat.