Hindari Pelecehan Anak dengan Ajaran Penting

Membangun kepercayaan anak dengan tidak takut bercerita
Sumber :
  • https://pixabay.com/id/photos/taman-musim-gugur-anak-dengan-ibunya-2967713/

Parenting, VIVA MindsetAnak tidak setiap saat bisa kamu dampingi. Sementara pelecehan anak bisa terjadi di mana saja, kapan saja, dan pelakunya bisa siapa saja.

img_title Transfer Jumbo! Liverpool Kunci Kedatangan Bradley Barcola dari PSG

Sebagai orang tua, kamu punya peran penting untuk membekali anak. Ajarkan pemahaman tentang tubuh dan diri anak.

​Dilansir dari @seputarparenting di Instagram, ajarkan 5 kalimat sederhana ini kepada anak. Supaya mereka tahu apa yang harus dilakukan dan kepada siapa mereka harus bercerita.

img_title Emiliano Martinez Tinggalkan Aston Villa, Chelsea Dapatkan Kiper Timnas Argentina

1.       ​"Tubuhku adalah milikku, tidak boleh ada yang sentuh atau pegang sembarangan."

Ajarkan anak bahwa tubuh anak adalah privasi.

img_title TOMORO COFFEE dan Muhammad Aga Bawa Kopi Yirgacheffe Ethiopia Lebih Dekat ke Konsumen Indonesia

Contoh: "Nak, hanya mama dan papa yang boleh memandikanmu. Itu pun hanya di kamar mandi."

2.       ​"Bagian yang ditutupi pakaian adalah area pribadi, tidak boleh ada yang melihat apalagi menyentuhnya."

Area pribadi adalah bagian tubuh yang tertutup oleh pakaian dalam.

Contoh: "Tidak ada orang lain yang boleh melihat bagian tubuh yang ditutupi oleh celana dalam dan baju renangmu."

3.       ​"Kalau kamu merasa tidak nyaman, bingung, atau tidak suka, kamu boleh dan harus bilang 'TIDAK'."

Berikan anak keberanian untuk menolak.

Contoh: "Kalau ada paman yang ingin mencium atau memelukmu, tapi kamu tidak suka, katakan 'tidak' dengan tegas."

4.       ​"Kamu boleh cerita apa saja ke ayah dan ibu, dan kami tidak akan marah."

Bangun kepercayaan agar anak tidak takut bercerita.

Contoh: "Tidak peduli apa pun yang terjadi, ceritakan saja ke mama atau papa. Kami janji tidak akan marah."

5.       ​"Kalau ada yang bilang, 'Jangan kasih tahu siapa-siapa ya dan rahasiakan dari orang lain,' itu tandanya kamu harus segera cerita ke Ayah dan Ibu."

Ini adalah kunci penting untuk mendeteksi bahaya.

Contoh: "Kalau ada orang yang memberikanmu permen dan meminta kamu merahasiakannya dari kami, kamu harus segera bilang ke mama dan papa ya."

​Membekali anak dengan kalimat-kalimat ini adalah salah satu langkah terbaik untuk melindungi mereka. Ingat, keselamatan anak dimulai dari percakapan terbuka dan edukasi yang tepat.