Para New Mom Wajib Tahu! Ini 9 Tips Merawat Bayi Baru Lahir
- https://www.pexels.com/photo/mother-dressing-baby-6209546/
Parenting, VIVA Mindset – Menjadi ibu baru sering kali membawa perasaan campur aduk, antara bahagia, cemas, dan ingin melakukan yang terbaik untuk si kecil. Di masa awal kehidupan, bayi belum bisa menyampaikan kebutuhannya dengan jelas, sehingga orang tua perlu lebih peka dalam memahami sinyal-sinyal yang mereka berikan.
Periode 0–3 bulan merupakan fase penting dalam perawatan bayi baru lahir, karena di tahap ini tubuh dan otak bayi berkembang sangat pesat. Cara kita merespons kebutuhan mereka akan berpengaruh pada tumbuh kembang bayi secara keseluruhan, mulai dari fisik hingga emosional. Karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami dasar-dasar cara merawat bayi dengan tepat sejak awal.
Berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar bayi baru lahir mendapatkan perawatan yang optimal di masa-masa awal kehidupannya:
1. Hindari Memberikan Air Putih Tambahan
Pada usia 0–3 bulan, bayi tidak membutuhkan tambahan air putih karena ASI maupun susu formula sudah mengandung lebih dari 80% air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan mereka. Memberikan air tambahan justru bisa mengganggu sistem pencernaan bayi yang masih sangat sensitif, bahkan berisiko menyebabkan gangguan serius seperti kelebihan cairan dalam tubuh.
2. Gunakan Tempat Tidur yang Tidak Terlalu Lembur
Permukaan tidur yang terlalu empuk tidak hanya kurang baik untuk posisi tubuh bayi, tetapi juga dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan. Kasur yang lebih padat membantu menopang tubuh bayi dengan baik sekaligus mendukung perkembangan tulang belakangnya, sehingga lebih aman untuk digunakan setiap hari.
3. Pastikan Bayi Tidur Cukup
Bayi baru lahir membutuhkan waktu tidur sekitar 16 hingga 20 jam per hari. Tidur yang cukup bukan sekadar istirahat, tetapi merupakan bagian penting dari proses tumbuh kembang bayi, terutama untuk perkembangan otak dan sistem saraf. Orang tua bisa mulai mengenali tanda-tanda bayi mengantuk agar tidak melewatkan waktu tidur yang ideal.
4. Stimulasi Penglihatan dengan Gambar Kontras
Di awal kehidupan, kemampuan penglihatan bayi masih terbatas sehingga mereka lebih mudah fokus pada warna kontras seperti hitam dan putih. Memberikan stimulasi sederhana melalui gambar atau pola kontras dapat membantu perkembangan visual mereka secara bertahap tanpa membuat bayi merasa kewalahan.