Belajar Jadi Lebih Seru! Ini Permainan Montessori Favorit Anak
- https://mediaindonesia.com/humaniora/767076/meronce-kegiatan-kreatif-dalam-kerajinan-tangan
Parenting, VIVA Mindset – Belajar tidak harus selalu membosankan, apalagi untuk anak-anak yang sedang aktif mengeksplorasi dunia di sekitarnya. Dengan metode Montessori, proses belajar bisa dikemas menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus bermakna. Melalui permainan sederhana, anak tidak hanya bermain, tetapi juga melatih kemandirian, kreativitas, dan kemampuan berpikirnya sejak dini.
Menariknya, permainan Montessori tidak selalu membutuhkan alat yang mahal. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di rumah dengan bahan sederhana, namun tetap efektif untuk mendukung tumbuh kembang anak. Inilah yang membuat metode ini semakin populer di kalangan orang tua. Jadi, kalau kamu ingin menciptakan suasana belajar yang seru sekaligus bermanfaat, deretan permainan Montessori favorit anak ini bisa jadi pilihan tepat untuk dicoba di rumah.
1. Mencocokkan warna
Permainan ini melatih anak mengenali dan membedakan warna dengan cara mencocokkan objek yang serupa. Dalam parenting Montessori, aktivitas ini membantu mengasah fokus, kemandirian, serta kemampuan observasi anak melalui proses belajar yang alami dan tanpa paksaan.
2. Menghitung titik hitam pada kumbang
Permainan Montessori ini bisa dimulai dengan mempersiapkan beberapa peralatan seperti kardus, cat air, lakban dan pom pom hitam. Permainan ini cocok untuk anak belajar menghitung sederhana. Cara mudahnya dengan menggambar kumbang dan menyesuaikan warna kumbang. Lalu lapisi dengan lakban bening. Ajarkan anak meletakkan pom pom pada kumbang sesuai dengan jumlah angka.
3. Meronce
Meronce (menyusun manik-manik atau benda kecil ke dalam tali) bermanfaat untuk melatih motorik halus dan koordinasi mata-tangan. Dalam pendekatan Montessori, kegiatan ini juga mengajarkan kesabaran dan ketelitian, sekaligus memberi anak kesempatan belajar melalui pengalaman langsung.
4. Mengelompokkan bentuk
Anak diajak mengelompokkan benda berdasarkan bentuk, ukuran, atau jenisnya. Aktivitas ini membantu perkembangan logika dan kemampuan berpikir sistematis. Dalam parenting Montessori, orang tua berperan sebagai fasilitator yang memberi ruang eksplorasi, bukan mengarahkan secara berlebihan.
5. Membersihkan kerang
Kegiatan sederhana seperti membersihkan kerang mengajarkan tanggung jawab dan keterampilan hidup sehari-hari (life skills). Ini sejalan dengan prinsip Montessori yang menekankan kemandirian anak sejak dini melalui aktivitas nyata yang bermakna.