5 Cara Atasi Keluhan Sakit Kepala Pada Anak
- https://pixabay.com/id/photos/obat-obatan-anak-sakit-dingin-5185734/
Kesehatan, VIVA Mindset – Orangtua selalu menjadi tempat anak berkeluh kesah. Berapapun usia mereka, entah masih anak-anak, remaja, maupun dewasa. Termasuk ketika anak sedang sakit kepala. Anak-anak sekarang banyak berinteraksi dengan komputer bukan? Nah, jika anak sudah terlalu lama berada di depan layar komputer, terkadang anak mengeluh sakit kepala.
Pernahkah anakmu merasakan sakit kepala yang menyerang bagian belakang leher? Rasanya tidak nyaman. Aktivitas seharian anak jadi terganggu. Saat hal itu terjadi, pada ibu atau ayahnyalah anak mengeluh.
Penyebab Anak Sakit Kepala
Dilansir dari tanya jawab dengan dr. Annes Waren dalam alodokter.com, ada beberapa hal yang bisa jadi penyebabnya. Mungkin saja anakmu mengalami salah satunya.
1. Salah satu penyebab paling umum adalah sakit kepala tegang.
Ini sering terjadi kalau anak sedang stres, kurang tidur, atau bahkan saat kelaparan. Nyeri yang dirasakan biasanya seperti tegang di area kepala. Rasa nyeri ini bisa berlangsung sebentar atau bahkan beberapa hari.
2. Sakit kepala dipicu oleh aktivitas fisik.
Misalnya saat anak batuk terlalu kencang, mengejan, atau terlalu lama duduk membungkuk di depan layar komputer. Posisi duduk yang salah, kurang istirahat saat beraktivitas, juga bisa membuat otot leher tegang dan memicu rasa sakit.
Ada juga yang disebut migrain basilar. Sakit kepala ini biasanya diawali dengan gejala seperti penglihatan kabur, pusing, telinga berdenging, atau bahkan kesulitan berbicara dan mendengar.
Cara Gampang Mengatasi Sakit Kepala
Jangan khawatir, ada beberapa cara sederhana yang bisa anakmu lakukan untuk mengurangi rasa sakitnya:
1. Tidur yang cukup. Usahakan tidur 7–8 jam setiap malam bagi anak usia dewasa dan bisa lebih bagi anak-anak.
2. Makan teratur. Jangan lewatkan jam makan.
3. Perbaiki posisi duduk. Saat di depan komputer, pastikan punggung anak bisa tegak dan hindari membungkuk.
4. Istirahatkan mata. Setiap 20 menit di depan layar, coba alihkan pandangan ke objek yang jauh (sekitar 3 meter) selama 20 detik. Ini bisa bantu melemaskan otot mata.
5. Jangan cemas, panik atau stres. Perbanyak ketenangan hatinya.
Jika kamu sudah mencoba semua tips di atas, tapi sakit kepala anakmu masih sering muncul atau bahkan makin parah, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter bisa membantumu mencari tahu penyebabnya dan memberikan penanganan yang tepat. Ingat, kesehatan itu investasi terbaik, jadi jangan anggap remeh.