Belajar Mencintai Diri Sendiri ala BTS

BTS saat menyampaikan pidato di Sidang Umum PBB
Sumber :
  • https://www.unicef.org/press-releases/we-have-learned-love-ourselves-so-now-i-urge-you-speak-yourself

Musik, VIVA Mindset – Dalam satu dekade terakhir, BTS telah bertransformasi dari sekadar grup idola K-Pop menjadi ikon pergerakan sosial global. Musik mereka tidak hanya berisi tarian enerjik, tetapi juga lirik-lirik mendalam tentang kegelisahan remaja, depresi, dan pencarian jati diri. Puncaknya adalah ketika mereka meluncurkan kampanye "Love Myself" bersama UNICEF yang mengajak jutaan orang untuk lebih menghargai diri sendiri.

img_title Skibidi, Video Comeback Perdana HyoRiSoo Resmi Dirilis Lewat Kanal SMTown

Dilansir dari rilis pers resmi UNICEF, kampanye ini bertujuan untuk mengakhiri kekerasan dan penelantaran serta meningkatkan harga diri anak muda. Pesan yang dibawa oleh RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook ini sangat relevan di era media sosial di mana banyak orang merasa "kurang" dibandingkan orang lain. Berikut adalah nilai-nilai positif yang bisa kita pelajari dari perjalanan karier BTS.

1.      Menerima Ketidaksempurnaan Diri

img_title Daisy Chain Fields, Festival Amal Perdana Olivia Rodrigo yang Berhasil Kumpulkan Rp325 Miliar

Dalam pidatonya yang ikonik di Sidang Umum PBB, leader BTS, RM, mengatakan: "Mungkin aku melakukan kesalahan kemarin, tapi aku yang kemarin tetaplah aku." Dikutip dari Time Magazine, pesan ini mengajarkan konsep penerimaan diri yang radikal.

Kita sering menghukum diri sendiri atas kesalahan masa lalu. Namun, filosofi BTS mengingatkan bahwa segala cacat, kesalahan, dan ketakutan adalah bagian dari "bintang-bintang" yang membentuk konstelasi hidup kita. Mencintai diri sendiri berarti memeluk semua sisi tersebut, bukan hanya sisi yang bagus saja.

img_title Taylor Swift Tampil di Acara For Your Consideration Emmy, Obrolan Personal Berjam-jam Bareng Tamu yang Hadir

2.      Berani Bermimpi Meski Diremehkan

BTS tidak berasal dari agensi besar. Di awal kariernya, mereka sering dicemooh dan dianggap tidak akan sukses. Melansir data di Billboard, kerja keras dan ketahanan mental (resilience) merekalah yang membalikkan keadaan hingga menjadi artis Asia pertama yang memuncaki tangga lagu global.

Lagu-lagu mereka seperti "No More Dream" atau "Dope" menyuarakan semangat perlawanan terhadap sistem yang mengekang. Ini menjadi motivasi bagi siapa saja yang sedang berjuang dari bawah: jangan biarkan asal-usul atau keterbatasanmu mendefinisikan masa depanmu.

3.      Kesehatan Mental Bukan Hal Tabu

Berbeda dengan citra idola yang biasanya harus terlihat sempurna, anggota BTS terbuka mengenai perjuangan mental mereka, seperti kecemasan dan depresi (terutama dalam lagu-lagu solo Suga/Agust D). Disadur dari Grammy, kejujuran ini membantu menghapus stigma seputar kesehatan mental di kalangan penggemarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title