7 Makna Hadis Setan Dibelenggu Selama Ramadhan
- Pixabay / kalhh
Dengan demikian, kemampuan setan untuk menggoda individu-individu kaum muslimin pun seolah tumpul, dibelenggu selama Ramadhan, karena adanya puasa sebagai perisai pelindung dari godaan setan.
5. Kesempatan Maksiat Selama Ramadhan Minim
Ilustrasi Konser
- Pixabay / stux
Bulan Ramadhan adalah bulan suci. Untuk menghormati kesuciannya, ada banyak tempat-tempat yang rawan terjadi kemaksiatan ditutup, konser musik tidak diselenggarakan selain dengan tema religius, night club dibatasi.
Maka seolah setan dibelenggu karena ruang dan waktu yang biasa membantu setan menggoda manusia untuk berbuat dosa menjadi tertutup selama Bulan Ramadhan.
6. Maksiat di Bulan Ramadhan Tanda Tergoda Setan Kelas Teri
Ilustrasi Setan Kelas Teri
- freepik.com
Merujuk pada makna literal bahwa setan dibelenggu selama Ramadhan artinya para dedengkot setan dikekang, maka setan-setan yang berkeliaran menggoda manusia untuk berbuat dosa selama Ramadhan adalah setan-setan kelas teri.
Konsekuensinya, jika manusia masih berbuat maksiat atau dosa di bulan Ramadhan maka itu artinya level keimanan dia masih sangat rendah.
Mengapa demikian? Karena itu artinya dia masih bisa tergoda oleh setan-setan kelas teri.
7. Maksiat di Bulan Ramadhan Tanda Kurang Ikhlas
Ilustrasi Berbuka Puasa
- freepik.com
Dalam Al-Qur’an surah Shad ayat 82—83 disebutkan bahwa iblis sendiri mengakui manusia yang tidak bisa dia goda adalah manusia yang ikhlas (mukhlis).
Ini bisa menjawab pertanyaan mengapa ada orang tetap melakukan dosa selama Ramadhan.
Artinya, orang tersebut meski misalnya melakukan puasa tetapi dia melakukannya tanpa rasa ikhlas.
Orang yang puasa dengan ikhlas akan menjalani dengan penuh semangat dan berbuka puasa pada waktunya.
Kita juga bisa merujuk pada makna metaforis hadis setan dibelenggu selama Ramadhan bahwa orang-orang muslim yang Allah lindungi dari godaan setan selama Ramadan adalah orang-orang yang melakukan puasa Ramadhan dengan ikhlas.