Unik! 24 Esai Sepak Bola Karangan Cak Imin

Muhaimin Iskandar atau Cak Imin
Sumber :
  • viva.co.id

MindsetCak Imin adalah salah seorang politikus kawakan kita yang intelek. Bukan hanya menguasai medan tempur politik nasional, Cak Imin juga seorang pembaca yang kuat.

img_title Lagu “Cinta Melulu”, Suara Kritis dari Efek Rumah Kaca Tentang Industri Musik

Hal tersebut sebenarnya tidak terlalu mengherankan karena Cak Imin yang memiliki nama lengkap A. Muhaimin Iskandar adalah seorang santri nahdliyyin.

Pesantren memiliki tradisi membaca dan menghafal yang kuat sejak usia dini, yaitu berupa literatur keagamaan berupa kitab kuning

img_title Rizki Natakusumah Trending di X ‘Twitter’, Intip Profil dan Biodata Suami Beby Tsabina Ini!

Tradisi tersebut tampaknya diteruskan ketika Cak Imin melanjutkan kiprahnya dari santri menjadi aktivis dan kemudian politikus. 

Tanpa tradisi membaca yang kuat, Cak Imin tidak mungkin menjadi seorang politikus pemikir seperti sekarang.

img_title Jadwal Sidang Sengketa Pilpres 2024 di MK Hari Ini Kamis 28 Maret

Seorang politikus yang sekaligus pembaca menjadi sosok komplet karena dia menguasai teori dan wacana sekaligus juga menguasai medan politik praktis. 

Uniknya, di antara sekian banyak buku yang Cak Imin karang, ada satu buku kumpulan esai sepak bola. Buku tersebut diberi judul Spiritualitas Sepak Bola

Esai-Esai Sepak Bola Unik

Buku Spiritualitas Sepak Bola

Photo :
  • Facebook

Bagaimana bisa Cak Imin yang terkenal sebagai politikus nasional kok menulis esai tentang sepak bola? 

Jawabannya sederhana, Cak Imin ternyata menyoroti sepak bola sebagai seorang pengamat sepak bola sekaligus pengamat sosial politik yang kritis.

Selain itu, melalui jalur sosial politik, esai-esai tersebut juga kemudian ditarik ke ranah spiritualitas. 

Hal itu menyebabkan esai-esai Cak Imin tentang sepak bola menjadi khas dan unik. Setiap esai dalam buku tersebut yang jumlahnya 24 dimulai dengan komentar tentang sepak bola, setelah itu dianalisis dengan ditautkan ke aspek sosial, politik, dan spiritual.

Manfaat sepak bola

Photo :
  • Freepik.com
 

Maka dari pengetahuan tentang lanskap sepak bola, kita diajak merenung ke ranah-ranah yang tak terduga. 

Dalam satu esai misalnya Cak Imin membahas soal penjaga gawang, kemudian mengibaratkan peran kiai dalam ranah sosial politik Indonesia sebagai seorang penjaga gawang. 

Artinya, kiai tidak pernah maju ke depan kecuali dalam kondisi darurat. Posisi kiai adalah benteng pertahanan nilai-nilai keislaman dan juga konsep negara bangsa.

Contoh lain, menyoroti beragamnya latar belakang etnis, kultur, dan agama para pemain sepak bola dalam sebuah tim nasional, Cak Imin menautkannya pada konsep pluralitas agama, etnis, kepercayaan, dan bahasa yang menopang republik ini.

Halaman Selanjutnya
img_title