Pria Divonis Seumur Hidup Coba Bunuh Trump
- https://www.aljazeera.com/news/2026/2/4/man-convicted-of-trying-to-assassinate-trump-to-serve-life-in-prison
Amerika Serikat, VIVA Mindset – Ryan Wesley Routh, 59 tahun, divonis hukuman penjara seumur hidup atas upaya pembunuhan terhadap Presiden AS Donald Trump saat bermain golf di Trump International Golf Club Florida pada 15 September 2024, dua bulan jelang pemilu presiden, dilansir dari Al Jazeera pada Selasa, 4 Februari 2026.
Hakim Aileen Cannon sebut Routh rencanakan "premeditasi" sembunyi semak 10 jam arahkan senapan SKS semi-otomatis ke Trump tapi tak tembak karena agen Secret Service lihat wajahnya di semak, juri September 2025 temukan bersalah lima dakwaan termasuk pembunuhan calon presiden dan serang petugas federal.
Routh bela diri di pengadilan tapi gagal kurangi hukuman meski tak ada tembakan.
Jaksa federal, dalam pernyataan dikutip dari Al Jazeera, Selasa, 4 Februari 2026, tegas, "Routh ambil langkah signifikan bunuh Trump cegah pemilih pilih dia 2024; hukuman seumur hidup pesan kuat lawan teror domestik ancam demokrasi AS."
Trump puji DOJ via Truth Social sebut "keadilan terlayani" setelah jaksa habiskan tujuh hari 38 saksi bukti enam ponsel Routh rekam jejak ke Mar-a-Lago lapangan golf bandara.
Ini percobaan pembunuhan kedua Trump pasca tembakan Pennsylvania Juli 2024, Routh klaim "fantasi" bukan niat sungguhan tapi jaksa tunjuk bukti pelacakan berbulan-bulan.
Sidang dua setengah minggu berakhir cepat karena Routh minim periksa saksi, pengacaranya tuntut seumur hidup tanpa parole.
Hingga kini, Secret Service perketat pengamanan Trump pasca vonis.