AS Kuasai Caracas, Imigran AS Gembira & Geram

Imigran asal Venezuela sedang unjuk rasa di Amerika Serikat
Sumber :
  • https://ncnewsline.com/2026/01/03/protesters-gather-in-downtown-raleigh-to-condemn-apparent-us-takeover-of-venezuela/

Amerika Serikat, VIVA Mindset – New York City, AS – Ratusan imigran Venezuela menggelar unjuk rasa beragam di Queens, Times Square, Toronto, dan Dallas pada Sabtu, 3 Januari 2026, merayakan penangkapan Presiden Nicolás Maduro oleh AS sembari mengecam intervensi militer Trump di tengah euforia dan ketegangan pasca-pengambilalihan sementara Venezuela.

img_title Korps Marinir TNI AL Asah Kemampuan Khusus Personel Jelang RIMPAC 2026

Aksi simultan ini mencerminkan perpecahan di diaspora Venezuela, dengan perayaan sukacita bercampur demonstrasi anti-imperialisme di pusat-pusat kota besar Amerika Utara.

Marilla Moreira, pengungsi Venezuela 30 tahun di Queens, mengonfirmasi kegembiraannya dilansir dari ABC7NY, Minggu, 4 Januari 2026.

img_title Korpasgat TNI AU Gelar Latihan Militer Bersama dengan Pasukan Khusus Amerika

“Saya sangat bahagia dan ingin pulang memeluk kakak saya setelah 15 tahun; banyak yang mati di jalanan sana, sekarang harapan baru muncul untuk generasi mendatang,” katanya.

Ia menambahkan bahwa teman-temannya di Queens merayakan transisi ini meski kekhawatiran tetap ada bagi keluarga di Caracas.

img_title Elon Musk Kalah Lawan OpenAI, Tapi Perdebatan Masa Depan AI Justru Makin Memanas

Nadia Weimann, demonstran di Times Square, mengecam keras campur tangan AS melalui pernyataannya yang dikutip CP24.

“Ini bukan soal demokrasi atau narkoba, tapi perebutan minyak dan dominasi Amerika Latin; kami berdiri untuk kebenaran, kebebasan, dan kesetaraan,” tegasnya.

Sementara itu, Kenia Fernandez di New York melaporkan ibunya di Venezuela ketakutan akan pengawasan pemerintah, dengan lebih dari 80 aksi serupa direncanakan di seluruh AS.

Protes ini memperburuk polarisasi diaspora Venezuela yang telah mengungsi jutaan orang akibat krisis ekonomi sejak 2017 menurut data PBB.

Komunitas berupaya mendukung transisi pemerintahan sementara sambil menuntut non-intervensi lebih lanjut.

Hingga kini, belum ada laporan bentrokan polisi di lokasi unjuk rasa.