Empat Kali Erupsi Gunung Semeru Hingga 1km

Erupsi G. Semeru pada hari Sabtu, 03 Januari 2026, pukul 06:56 WIB
Sumber :
  • website magma.esdm.go.id

Jawa Timur, VIVA Mindset – Gunung Semeru kembali erupsi sebanyak empat kali dengan tinggi letusan mencapai satu kilometer di atas puncak pada Sabtu, 3 Januari. Gunung yang terletak di di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur (Jatim) tersebut mengalami erupsi pertama pada pukul 00.51 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara.

img_title Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Situbondo Gelar Doa Bersama dan Makan Siang dengan Para Tahanan

"Semeru kembali erupsi pukul 05.11 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati 800 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur laut," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Liswanto dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang, Sabtu. Dikutip dari antaranews.com.

Gunung tersebut kembali erupsi pada pukul 05.28 WIB untuk ketiga kalinya dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau 4.376 mdpl. Di pukul 06.56 WIB Semeru kembali erupsi dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak dan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut.

img_title Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Situbondo Gelar Bakti Religi Serentak di Tempat Ibadah

"Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 120 detik," katanya. Liswanto menjelaskan Gunung Semeru berada pada status Level III (Siaga), sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi.

"Masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi)," lanjutnya.

img_title Kortas Tipidkor Polri Bongkar Kasus Impor HP Ilegal, Geledah Kantor Bea Cukai hingga Rumah Tinggal di Jatim

Diluar jarak tersebut, dengan jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Selain itu, dikarenakan rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar), Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru. Melihat situasi yang saat ini terjadi, warga perlu mewaspadai adanya potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.