Seni Tanpa Batas, Perkusi Using Berkolaborasi dengan Genre Modern

Banyuwangi Gelar Percussion Festival
Sumber :
  • Dok. Humas Pemkab Banyuwangi/ VIVA Mindset
 
img_title Polsek Wongsorejo Sigap Selidiki Informasi Rencana Pembuangan Limbah Batu Bara
Banyuwangi Percussion Festival yang digelar perdana ini akan menampilkan empat grup perkusi. Tiga di antaranya grup perkusi dari Banyuwangi yakni Damar Art, Munsing (Musik Nada Using) dan JEB (Jiwa Etnik Banyuwang).
 
img_title Langganan Juara Grup, Tim Pesat Tegalsari Siap Taklukkan Seri Nasional IGC 2026 di Bogor
”Damar Art, Munsing dan JEB dimotori oleh tiga kreator musik etnik Banyuwangi. Tiga seniman muda jebolan kampus seni itu akan bereksperimen dan memainkan komposisi musik etnik dengan konsep musik yang inovatif, memadukannya dengan berbagai genre musik dan kolaborasi dengan penyanyi lokal. Di tangan mereka, musik etnik Banyuwangi bakal terdengar modern, tanpa kehilangan rasa tradisionalnya,” kata Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Budi Santoso.
 
img_title Desakan BPD Wongsorejo Agar Pengelola Tambak SAA Segera Urus Perizinan
Selain grup lokal Banyuwangi juga ada grup tamu “Ethno Ensamble” dari Solo yang sebagian besar musisinya merupakan mahasiswa dan alumni etnomusikologi ISI Surakarta/Solo. Komposisi-komposisi yang dimainkan lebih ke perpaduan berbagai alat perkusi di Indonesia.
 
“Mereka juga akan berkolaborasi dengan mahasiswa seni ISI Banyuwangi. Grup musik ini kami hadirkan untuk memperkaya wawasan musik perkusi generasi muda Banyuwangi khususnya juga untuk memberikan hiburan nuansa baru bagi semua penonton yang datang,” tambah Budi.