Meski Dibayangi Inflasi Pangan, Rupiah Kembali Menguat

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat di perdagangan.
Sumber :
  • https://www.tvonenews.com/gallery-foto/berita/nasional/464568-rupiah-menguat-ke-rp-17702-dibayangi-inflasi-pangan-dan-kembali-memanasnya-perang-iran-as

Jakarta, VIVA Mindset – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat di perdagangan.

img_title Lansia Usia 60 Tahun ke Atas Perlu Tetap Aktif, Ini Aktivitas Fisik yang Aman

Terhitung pada Kamis, 3 September 2026, nilai tukar rupiah berada di level Rp17.702 per dolar AS.

Posisi tersebut menunjukkan penguatan sejumlah 61 poin atau 0,34 persen dari posisi sebelumnya di level Rp17.763 per dolar AS.

img_title Panduan Lengkap Pemberian MPASI Tepat Waktu untuk Mencegah Stunting pada Usia Tumbuh Emas

Dilansir dari tvonenews.com, pengamat ekonomi dan pasar keuangan, Ibrahim Assuaibi memberikan keterangan pers.

“Kalau dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga komoditas pangan melonjak tajam pada Agustus 2026. Masalahnya, tekanan kenaikan harga pangan berpotensi masih menghantui daya beli masyarakat ke depan,” ujar Ibrahim.

img_title Minju ILLIT Tampil Memukau Saat Cover Lagu '10 Minutes' Milik Lee Hyori

Lebih lanjut, Ibrahim menjelaskan bahwa BPS mencatat inflasi umum di Indonesia secara bulanan mencapai 0,21 persen yang meningkat 0,14 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Menurut Ibrahim, inflasi umum di Indonesia secara tahunan mencapai 3,19 persen yang meningkat 2,88 persen.

Sementara itu, terdapat komoditas pangan yang menjadi kelompok pengeluaran paling tinggi dalam peningkatan inflasi baik jenis makanan dan minuman.

Namun, tekanan inflasi telah diimbangi dengan surplus perdagangan yang diproyeksikan menjaga kestabilan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.