Polri Gandeng Pecalang dan Ojol Jaga Kamtibmas di Bali

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam Pertemuan di Badung, Bali
Sumber :
  • https://tribratanews.polri.go.id/blog/nasional-3/kapolri-serap-aspirasi-pecalang-dan-ojek-online-perkuat-kemitraan-jaga-bali-tetap-aman-dan-nyaman-103698

Badung, VIVA Mindset – Dalam agenda pertemuan bertajuk ‘Silaturahmi Sabuk Kamtibmas’ di Kabupaten Badung, Bali pada Kamis, 16 Juli 2026, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menggandeng pecalang dan komunitas ojek online (ojol) untuk turut memperkuat kemitraan strategis guna menjaga kamtibmas.

img_title Polda Bali Ungkap Kasus Peredaran Narkotika di Jimbaran, Amankan 1,7 Kg Ganja dan 102 Gram Sabu

Langkah strategis tersebut dirancang dengan tujuan untuk menyerap setiap aspirasi dan masukan mulai dari situasi kamtibmas, dampak penyesuaian tarif ojol, dan merespons berbagai kendala dari persoalan yang terjadi di lapangan sehari-hari.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyebut agenda pertemuan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan, mengingat Bali sebagai sektor pariwisata internasional yang vital dan sangat sensitif terhadap isu stabilitas keamanan.

img_title Polri Siapkan Pengamanan Jelang Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

“Saya ingin mendengarkan langsung situasi dan kondisi, khususnya terkait keamanan serta pasca-penyesuaian tarif ojek online, maupun hal-hal lain yang bisa kita sampaikan untuk menjadi bahan evaluasi bersama,” jelas Kapolri dalam keterangannya di Bali pada Kamis, 16 Juli 2026, mengutip tribratanews.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Manggala Pecalang, Wayan Suarya turut memberikan apresiasi kepada Polri atas pengakuan dan perhatian terhadap eksistensi pecalang untuk menjadi bagian dari sistem keamanan berbasis kearifan lokal di Bali.

img_title Polri dan Kemenkeu Bekali 230 Awardee LPDP Angkatan 280 Jelang Keberangkatan

Sebagai langkah nyata serta garda terdepan dari sistem keamanan berbasis kearifan lokal di Bali, Wayan menyebut akan menurunkan lebih dari 27.000 personel pecalang dari seluruh desa adat Bali yang siap bekerja sama dengan aparat kepolisian dalam memperkuat stabilitas keamanan wilayah.

“Lebih dari 27 ribu personel pecalang siap bersinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan di seluruh desa adat,” tegas Ketua Manggala Pecalang, Wayan S., di Bali, Kamis, 16 Juli 2026 dalam tribratanews.

Turut ditanggapi pula pernyataan tersebut oleh perwakilan komunitas ojek online (ojol) dengan menyampaikan tambahan aspirasi dan keluhan nyata saat di lapangan.

Sejumlah aspirasi tersebut terkait dengan persoalan parkir di kawasan wisata dan harapan peningkatan keamanan di malam hari karena seringkali terjadi tindak kriminalitas terkait dengan penjambretan khususnya di jalur Bypass dan kawasan Canggu.

Terkait dengan keluhan parkir di kawasan wisata, komunitas ojol pun mengungkap akan sulitnya regulasi dan tingginya biaya parkir yang berimbas pada isu kesejahteraan ojol karena membebani pendapatan harian.

Halaman Selanjutnya
img_title