Serahkan Kajian Akademik ke Ketua DPRD Banyuwangi, GMNI Banyuwangi Dorong Legislasi yang Transparan dan Partisipatif
- Dok. DPC GMNI Banyuwangi/ VIVA Mindset
Banyuwangi, VIVA Mindset – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Banyuwangi melaksanakan audiensi bersama Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi sebagai bentuk komitmen menghadirkan gerakan mahasiswa yang kritis, solutif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat pada hari senin (13/07).
Dalam pertemuan tersebut, DPC GMNI Banyuwangi menyerahkan sebuah kajian akademik bertajuk "Mewujudkan DPRD Kabupaten Banyuwangi yang Partisipatif, Transparan, dan Akuntabel: Strategi Penguatan Demokrasi Partisipatif melalui Keterbukaan Informasi Publik dan Pelibatan Organisasi Kemahasiswaan dalam Pembentukan Peraturan Daerah." Kajian tersebut memuat sejumlah rekomendasi untuk memperkuat keterbukaan informasi publik serta memperluas partisipasi masyarakat dalam proses pembentukan Peraturan Daerah.
GMNI Banyuwangi menilai bahwa proses legislasi daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga legislatif, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat sipil, organisasi kemahasiswaan, organisasi kepemudaan, hingga akademisi agar setiap kebijakan yang lahir benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
Ketua DPC GMNI Banyuwangi, Vingky Dwi Putra, menegaskan bahwa penyampaian kajian akademik tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata organisasi dalam memperkuat kualitas demokrasi di tingkat daerah, bukan sekadar menyampaikan kritik.
"Kami ingin mendorong lahirnya proses legislasi yang lebih terbuka, partisipatif, dan akuntabel sehingga setiap Peraturan Daerah benar-benar disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat Banyuwangi," ujar Ketua DPC GMNI Banyuwangi.
Sementara itu, Sekretaris DPC GMNI Banyuwangi Yohanes Mifta Gadi Gaa menambahkan bahwa organisasi mahasiswa memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menghadirkan masukan berbasis kajian ilmiah dalam setiap pembahasan kebijakan publik.
"GMNI siap menjadi mitra strategis DPRD melalui kajian akademik, pendidikan politik, dan pengawalan terhadap setiap proses legislasi daerah," kata Sekretaris DPC GMNI Banyuwangi.
Melalui audiensi tersebut, DPC GMNI Banyuwangi berharap terbangun komunikasi yang lebih intensif antara DPRD dan elemen masyarakat sipil, sehingga ruang partisipasi publik dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah semakin terbuka dan bermakna.
Sebagai organisasi kader dan organisasi perjuangan, GMNI Banyuwangi menegaskan akan terus mengawal setiap proses pembentukan kebijakan daerah dengan mengedepankan kajian ilmiah, semangat gotong royong, serta nilai-nilai Marhaenisme demi mewujudkan Banyuwangi yang lebih demokratis, transparan, dan berkeadilan.