Rusia Paksa Migran Jadi Ujung Tombak Perang Ukraina
- https://www.aljazeera.com/features/2026/4/16/sent-to-be-killed-how-russia-forces-migrants-to-fight-in-ukraine
Rusia, VIVA Mindset – Rusia rekrut paksa migran Asia Tengah Afrika Amerika Latin jadi tentara bayaran depan medan perang Ukraina pada Selasa, 16 April 2026, sebut rezim Putin tawarkan kewarganegaraan cepat tukar kontrak tempur berisiko tinggi, dengan ribuan migran Tadjikistan Nepal Uzbekistan dilatih barako 2 minggu langsung kirim front Donbas tewaskan 70% dalam sebulan pertama.
Investigasi Al Jazeera ungkap skema rekrutmen gelap dilansir dari situs resminya, Selasa, 16 April 2026.
"Paspor palsu janji kewarganegaraan Rusia tukar 6 bulan tempur; migran tak paham bahasa Rusia kirim mati depan barikade," tulis laporan dikutip dari dokumen militer bocor.
Polisi Moskow razia migran tawarkan kontrak langsung.
Abdulaziz Mirzoyev, migran Tadjikistan selamat, cerita dikutip Al Jazeera.
"Rekruter bilang latihan kantor tapi kirim Donetsk tanpa senjata; teman mati hari pertama artileri Ukraina," katanya.
Ia tambahkan 500 migran satu kamp dilatih vodka vodka paksa tanda kontrak.
Skema ini ganti korban Rusia asli tolak perang.
Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi Kremlin atau sanksi migran kembali negara asal.