Trinidad dan Tobago Temukan 56 Mayat Anak di Pemakaman
- https://www.aljazeera.com/news/2026/4/18/trinidad-and-tobago-police-uncover-56-bodies-mostly-children-at-cemetery
Trinidad, VIVA Mindset – Polisi Trinidad dan Tobago ungkap 56 jenazah kebanyakan anak di pemakaman terpencil pada Sabtu, 18 April 2026, sebut penemuan mengerikan ini bukti perdagangan manusia gelap jaringan geng Karibia, dengan otoritas negara karibia curiga korban mayat ilegal dikubur massal hindari penyelidikan penculikan perdagangan organ.
Penemuan mengerikan lapangan dilansir dari Al Jazeera, Sabtu, 18 April 2026.
"56 mayat sebagian besar anak ditemukan kuburan tak resmi; bukti forensik tunjuk tanda kekerasan mutilasi kemungkinan korban trafficking," tegas Komisioner Polisi Erla Harewood dikutip dari konferensi pers.
Lokasi pemakaman Chaguanas tunjuk aktivitas geng Musim panas lalu.
Gary Griffith, mantan Menteri Keamanan, soroti krisis dikutip Al Jazeera.
"Jaringan kriminal internasional manfaatkan Trinidad transit narkoba manusia; anak-anak miskin dijual organ atau prostitusi," katanya.
Ia tambahkan polisi temukan senjata obat bius bukti operasi profesional.
Kasus ini tambah 500 pembunuhan tahun 2026 Trinidad.
Hingga kini, belum identifikasi korban atau tersangka ditahan.