10 Ungkapan Populer Biasa Dianggap Hadis dan Ternyata Bermasalah

Ilustrasi Mendengarkan Nasihat
Sumber :
  • freepik.com

Mindset –Hadis populer tidak terhitung banyaknya beredar di tengah-tengah kita, Sobat Mindset, dari berbagai sumber.

Era digital ikut membantu menyebarkan hadis-hadis populer itu, baik melalui youtube, media sosial, ataupun tulisan daring.

Akan tetapi kalau kita tidak berhati-hati, era digital juga bisa membuat kita tidak cermat dan sekadar latah ikut-ikutan.

Bisa jadi sebuah hadis dianggap hadis karena terlalu banyak orang yang menyebarkannya, padahal kalau diteliti dengan cermat ternyata bukan. 

Untuk mengetahui apakah sebuah ungkapan benar-benar sebuah hadis atau bukan maka kita bisa menelusurinya sendiri di kitab-kitab hadis kredibel.

Ilustrasi Kitab Hadis

Photo :
  • Pexels | @bagas-rais-r-3101477

Jika kita tidak mampu melakukan itu karena satu dan lain hal, maka kita bisa membaca penjelasan tentang ungkapan terkait dari ahli hadis yang kredibel. 

Salah satu tokoh Indonesia yang bisa kita jadikan sandaran adalah almarhum Prof. Dr. KH. Ali Mustafa Yaqub.

Beliau adalah seorang pakar Ilmu Hadis dan banyak menerbitkan buku dalam bidang keilmuannya. 

Dua di antara sekian bukunya yang bisa dirujuk terkait pembahasan hadis adalah Hadis-Hadis Palsu Seputar Ramadan dan Hadis-Hadis Bermasalah. 

Kedua buku tersebut disajikan dalam bentuk sederhana dan mudah dipahami bahkan oleh orang awam sekalipun.

Mungkin karena alasan itulah maka bahkan sampai sekarang kedua buku tersebut masih terus dicetak ulang dan tentu hal itu menunjukkan keduanya masih dianggap masih relevan. 

Berikut Mindset sajikan 10 ungkapan populer yang biasa disebut sebagai hadis nabi dan ternyata bermasalah dengan merujuk buku Prof. Dr. KH Ali Mustafa Yaqub, Hadis-Hadis Bermasalah.

1. Carilah Ilmu Meskipun di Negeri Cina

Belajar di Alam

Photo :
  • Pixabay / sasint

Ini merupakan salah satu ungkapan sangat populer di kalangan masyarakat yang sering disebut sebagai hadis. 

Akan tetapi benarkah ungkapan tersebut merupakan hadis nabi? 

Menurut penelitian Prof. Dr. KH Ali Mustafa Yaqub, ungkapan tersebut termasuk ke dalam kategori hadis maudhu atau hadis palsu. 

2. Perbedaan Pendapat itu Rahmat

Kata-Kata Buruk Berujung Pertengkaran

Photo :
  • freepik.com

Dalam bahasa Arab, ungkapan ini berbunyi ikhtilafu ummati rahmatun, perbedaan pendapat umatku adalah rahmat. 

Ungkapan tersebut merupakan petikan dari hadis panjang dengan redaksi sedikit berbeda, yaitu ikhtilafu ashhabi lakum rahmatun, perbedaan pendapat sahabat-sahabatku rahmat bagi kalian.