Sibling Rivalry Sejak Dini? Begini Cara Mengatasinya
- https://www.rootsofaction.com/sibling-rivalry/
Parenting, VIVA Mindset –Kehadiran adik baru sering kali membawa kebahagiaan bagi keluarga. Namun di balik itu, tak jarang muncul perubahan sikap pada anak pertama, mulai dari mudah marah, lebih manja, hingga menunjukkan perilaku regresi. Inilah yang sering disebut sebagai sibling rivalry, yaitu persaingan atau kecemburuan antar saudara kandung yang bisa muncul sejak dini. Meski terdengar mengkhawatirkan, sibling rivalry sebenarnya adalah hal yang wajar. Yang terpenting adalah bagaimana orang tua menyikapinya agar tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.
Orang tua memiliki peran penting dalam mengatasi sibling rivalry yaitu bisa dengan melakukan beberapa peran seperti tidak membandingkan anak satu sama lain, membiarkan anak menjadi diri pribadi mereka sendiri, menyukai bakat dan keberhasilan anak-anak, bersikap adil sesuai dengan kebutuhan anak, merencanakan kegiatan keluarga yang menyenangkan, serta jangan memberikan tuduhan tertentu tentang hal negatif anak.
Beberapa cara mengatasi perubahan sikap dan perilaku anak yang mengalami kondisi sibling rivalry yaitu:
- Memberi pengertian kepada anak pentingnya berbagi dan berkomunikasi yang baik
Orang tua perlu menjelaskan kepada anak bahwa dalam keluarga semua harus belajar berbagi perhatian dan kasih sayang. Ajak anak mengungkapkan perasaannya dengan kata-kata yang baik agar ia tidak meluapkan emosi melalui sikap negatif. Komunikasi yang terbuka membantu anak merasa dipahami dan lebih tenang.
- Membekali anak untuk berbuat baik kepada saudaranya
Ajarkan anak untuk bersikap lembut dan peduli kepada adiknya, misalnya dengan membantu hal-hal kecil atau bermain bersama. Berikan apresiasi saat anak menunjukkan perilaku positif agar ia merasa dihargai dan memiliki peran penting dalam keluarga. Dengan begitu, rasa cemburu perlahan bisa berubah menjadi rasa sayang.
- Libatkan anak dalam merawat adik
Melibatkan anak saat merawat adik dapat membuatnya merasa memiliki peran penting dalam keluarga. Orang tua bisa meminta bantuan sederhana seperti mengambilkan popok, memilihkan baju, atau menghibur adik saat menangis. Dengan cara ini, anak merasa dihargai dan tidak tersisih, sehingga rasa cemburu perlahan berkurang.
- Mengajarkan cara mengelola emosi