Anak Kamu Sudah Siap Pakai Gadget? Begini Cara Mengetahuinya!

Anak sudah siap pakai gadget atau belum?
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/teman-teman-kawan-sahabat-bermain-8506374/

Parenting, VIVA Mindset –Sudah bukan rahasia lagi kalau gadget telah menjadi kebutuhan semua orang, terutama anak-anak. Walau memang mereka belum disarankan bermain gadget seperti ponsel dalam waktu yang lama, tak dipungkiri bahwa gadget memiliki banyak manfaat, terutama dari segi pembelajaran. 

img_title Mengubah Pola Pengasuhan Anak Remaja: Menjadi Mentor dan Membangun Kemandirian Masa Depan

Namun, harap diingat juga bahwa tidak semua anak-anak cocok untuk bisa diperkenalkan pada gadget, terutama ponsel. Jika usianya terlalu muda, menggunakan gadget terutama tanpa pengawasan bisa membuatnya jadi kecanduan. 

Seperti yang dikutip dari Parents, ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan untuk mengetahui apakah anak kamu sudah siap pakai gadget atau belum.

img_title Benarkah Bayi Lahir Caesar Lebih Mudah Sakit? Ini Penjelasan Medisnya

1. Kenali anakmu

Jangan langsung berikan gadget pada anak. Kenali dulu diri mereka lebih dalam, apakah mereka sudah bisa bertanggung jawab terhadap kewajibannya seperti mengerjakan tugas sekolah, merapikan mainan, hingga membantu orang tua mengerjakan pekerjaan rumah.

img_title Vitalnya Nutrisi 1.000 Hari Pertama Kehidupan: Fondasi Emas Pencegah Stunting

Jika anak dirasa mampu bertanggung jawab atas hal-hal ringan seperti di atas, maka rasanya ia boleh mulai diperkenalkan ponsel. Dengan catatan, kamu perlu mengawasi dan memberikan jadwal penggunaan gadget per minggu.

2. Mulai dari gadget-gadget kecil

Kalau kamu merasa anakmu belum bisa diberikan ponsel, tapi tetap ingin diperkenalkan pada barang elektronik pribadi, mungkin bisa mencobanya dengan hal-hal yang lebih kecil.

Misalnya, smartwatch. Ya, jam tangan pintar ini memungkinkan pengguna terutama anak-anak bisa menggunakannya untuk menghubungi orang tua, berfoto, bersua dengan kerabat lewat video call, bahkan alat pendeteksi kebugaran.

3. Buat kontrak

Saat anak kamu sudah bisa dipercayakan untuk memegang ponsel atau gadget lainnya, jangan langsung lepas begitu saja. Pastikan untuk membuat kontrak kerja sama sederhana.

Kontrak ini sifatnya ringan, seperti jam penggunaan setiap minggu, tiap pemakaian berapa jam, aplikasi apa saja yang boleh dibuka, dan lain sebagainya. Kamu bisa mengatur segalanya agar tetap merasa aman.

4. Berikan teladan yang baik

Kalau sebagai orang tua, kamu sudah kecanduan gadget, jangan langsung menyalahkan anak jika nantinya mereka meniru perbuatan tersebut. Jadilah contoh yang baik untuk anak.

Gunakan gadget pada saat diperlukan, hentikan setelah tidak digunakan. Ingat, masih ada banyak hal yang bisa dilakukan selain menatap layar gadget.