Beda Gentle Parenting dan Permissive Parenting, Jangan Sampai Salah!
- https://psikologi.ui.ac.id/2025/06/20/mengenal-gentle-parenting-pola-asuh-yang-kuatkan-orangtua-dan-anak/
Parenting, VIVA Mindset –Pola asuh atau parenting penting bagi para orang tua berinteraksi dengan anak-anaknya. Parenting banyak macam tipenya dan, perlu diketahui parenting-parenting apa yang cocok bagi anak agar tumbuh dengan baik.
Upaya untuk membangun karakter dan nilai-nilai dalam diri anak dibutuhkan untuk tumbuh menjadi individu yang sehat serta mandiri. Dari banyak tipe-tipe parenting, gentle parenting dan permissive parenting menjadi parenting yang kadang tidak bisa dibedakan.
Perlu memahami apa yang membedakan keduanya. Untuk itu apa sih gentle parenting dan permissive parenting?
Gentle Parenting
Banyak orang tua yang mencari cara parenting dengan lembut terhadap anak dan penuh pengertian. Mendisliplinkan anak tanpa menhukum fisik. Berusaha untuk memahami anak.
Tapi, taukah kamu, itu bisa jadi gentle parenting. Dilansir dari laman halodoc, gentle parenting adalah pendekatan pengasuhan anak yang lebih menekankan pada hubungan positif.
Tujuannya untuk membantu anak menjadi mandiri, percaya diri dan bahagia.
Permissive Parenting
Nah, kalau permissive parenting di lansir dari halodoc, mereka menghindari konfrontasi dan membiarkan anak melakukan apa yang mereka inginkan.
Orang tua dengan tipe permissive parenting, sayang terhadap anak tapi, mereka kurang memberikan arahan. Dan mereka mungkin takut bilang “tidak” ke anak-anak mereka sehingga, cenderung memanjakan anak dengan bilang “ya”.
Kesimpulan
Gentle parenting dan permissive parenting sekilas sama, keduanya kalau diliat-liat sama-sama sayang anak. Gentle parenting lebih tegas tapi, memahami dan pengertian terhadap anak. Pola asuh gentle parenting, lebih tidak memanjakan si anak, orang tua tau batasan apa yang diperlukan.
Kalau permissive parenting kurang memberi bimbingan sehingga anak menjadi “semaunya”. Dampaknya, anak jadi kurang bisa mengendalikan diri dan sulit mengikuti aturan.
Jadi jangan sampai salah mengartikan gentle parenting dan permissive parenting ya!