Bagaimana Positive Parenting Membentuk Otak Anak Sejak Dini!
- https://www.freepik.com/free-photo/family-walk_1192151.htm
Parenting, VIVA Mindset – Mengasuh anak tidak hanya tentang aturan atau kebiasaan setiap hari. Pendekatan orang tua yang positif ternyata secara langsung memengaruhi perkembangan otak anak. Artikel dari Not Just Cute menjelaskan bahwa apa yang dikenal sebagai positive guidance atau positive parenting dapat menciptakan lingkungan yang benar-benar mendukung otak anak untuk tumbuh dan belajar secara optimal.
Positive Parenting Membuka Ruang Belajar Otak
Pada dasarnya, positive parenting menciptakan kondisi di mana otak anak lebih terbuka untuk belajar. Penelitian menunjukkan bahwa pendekatan responsive parenting di mana orang tua merespons kebutuhan anak dengan dukungan dan emosi yang stabil berkaitan dengan perkembangan kemampuan kognitif, sosial, dan emosional yang lebih baik pada anak. Ini ditandai dengan hasil seperti skor IQ lebih tinggi, kesiapan sekolah yang lebih baik, dan lebih sedikit masalah perilaku.
Berbeda dengan disiplin yang keras atau reaksi negatif, positive parenting membangun kondisi yang membuat otak anak siap menerima pelajaran dan keterampilan baru karena stres kronis dapat menghambat kemampuan otak untuk belajar. Ketika anak berada dalam keadaan tertekan, struktur otak mereka cenderung membentuk “affective filter” yang menyulitkan informasi baru masuk. Sebaliknya, suasana tenang dan aman membantu menurunkan level hormon stres seperti kortisol, sehingga otak dapat bekerja lebih efisien.
Dampak pada Struktur Otak dan Fungsi Eksekutif
Penelitian juga menemukan hubungan antara positive parenting dan perubahan nyata dalam struktur otak, terutama di area yang terkait dengan regulasi emosi dan fungsi eksekutif. Dalam salah satu studi yang dibahas, anak-anak yang dibesarkan dengan teknik pengasuhan yang responsif menunjukkan perbedaan aktivitas di amygdala dan orbitofrontal cortex dua area yang sangat penting untuk pengendalian emosi, penilaian, dan pengambilan keputusan.
Ini berarti bahwa bukan hanya perilaku anak yang tampak lebih baik secara eksternal, tetapi kemampuan internal mereka untuk mengatur impuls, memahami perasaan, dan berpikir secara jernih juga berkembang sebagai akibat dari keterlibatan orang tua yang positif. Artinya, dampak positive parenting tidak sekadar menjadi kebiasaan disiplin sementara, tapi membentuk kapasitas otak anak secara fisiologis.