7 Tips bagi Orang Tua dan Anak dalam Mengatur Waktu Belajar dan Bermain

Anak-anak belajar
Sumber :
  • https://unsplash.com/photos/boy-in-white-green-and-blue-plaid-button-up-shirt-writing-on-white-paper-gCWabF9Z9pI

Parenting, VIVA Mindset – Aturan pembagian waktu antara belajar dan bermain sering menjadi masalah bagi orang tua dan anak. Tak jarang, anak hanya ingin bermain dan mengesampingkan kewajiban mereka sebagai pelajar. Padahal, anak membutuhkan waktu belajar untuk memahami pelajaran yang mereka dapatkan di sekolah, sekaligus waktu bermain untuk beristirahat dan mengekspresikan diri.

img_title Panduan Lengkap Pemberian MPASI Tepat Waktu untuk Mencegah Stunting pada Usia Tumbuh Emas

Peran orang tua sangat penting dalam mendukung anak menyeimbangkan waktu belajar dan bermain agar aktivitas harian mereka berjalan teratur dan tidak menimbulkan tekanan. Berikut beberapa tips yang dapat orang tua dan anak terapkan bersama.

  1. Mendiskusikan Aturan Waktu bersama Anak
img_title Penerapan Pengasuhan Positif dalam Membentuk Karakter dan Perkembangan Otak Anak Usia Dini

Melibatkan anak dalam diskusi mengenai aturan waktu membuat mereka merasa dihargai. Orang tua dapat mengajak anak berbicara tentang kapan waktu belajar dan kapan waktu bermain. Kesepakatan yang dibuat bersama lebih mudah dijalani karena anak merasa ikut berperan dalam pembuatan keputusan.

  1. Membuat Jadwal Harian yang Jelas
img_title Mengubah Pola Pengasuhan Anak Remaja: Menjadi Mentor dan Membangun Kemandirian Masa Depan

Jadwal harian membantu anak memahami rutinitas yang perlu mereka jalani setiap hari. Orang tua dapat menuliskan waktu belajar, waktu bermain, dan waktu istirahat secara sederhana. Jadwal yang jelas mendorong anak menjadi disiplin dan terbiasa mengatur waktu mereka sendiri.

  1. Mendahulukan Belajar dan Tugas Sekolah

Membiasakan anak menyelesaikan tugas sekolah terlebih dahulu mengajarkan mereka untuk bertanggung jawab. Setelah kewajiban belajar terpenuhi, anak dapat menikmati waktu bermain dengan perasaan lebih tenang. Pola ini membantu anak memahami prioritas dalam kegiatan sehari-hari.

  1. Menghindari Gangguan saat Belajar

Suasana dan lingkungan belajar yang kondusif mendukung fokus anak. Orang tua dapat membantu dengan mengurangi gangguan seperti televisi atau gawai saat waktu belajar. Suasana yang tenang meningkatkan konsentrasi anak dalam memahami pelajaran

  1. Menjadikan Bermain Game sebagai Hadiah

Bermain game dapat dijadikan sebagai bentuk apresiasi setelah anak menyelesaikan tugas atau belajar untuk ujian. Dengan cara ini, anak memahami bahwa bermain memiliki waktu tersendiri. Orang tua tetap perlu mengatur durasi agar waktu bermain anak tidak berlebihan.

  1. Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental Anak

Keseimbangan waktu belajar dan bermain berpengaruh pada kesehatan anak. Istirahat yang cukup, waktu bergerak, dan suasana hati yang baik membuat anak menjalani aktivitas dengan hati senang. Orang tua dapat memastikan anak memiliki waktu untuk bersantai dan beraktivitas fisik.

Halaman Selanjutnya
img_title