5 Langkah Tenang Bantu Anak Hadapi Ketakutan Masuk Prasekolah

Potret dua anak yang hendak masuk prasekolah
Sumber :
  • https://unsplash.com/id/foto/dua-anak-duduk-di-kursi-kuning-dengan-topi-BuKOu8i3zDU

Parenting, VIVA Mindset –Memasuki dunia prasekolah adalah momen besar bagi seorang anak, perubahan rutinitas, lingkungan baru, teman baru. Tak heran jika muncul berbagai ketakutan terpisah dari orang tua, kamar mandi yang berbeda, atau sekadar merasa “tidak tahu apa yang akan terjadi”. Banyak anak berusia prasekolah mengalami kecemasan transisi, dan memahami ini adalah kunci agar orang tua bisa membantu dengan tepat. 

img_title Panduan Lengkap Pemberian MPASI Tepat Waktu untuk Mencegah Stunting pada Usia Tumbuh Emas

Orang tua dapat berperan besar untuk meredam kecemasan dan membantu anak merasa lebih aman. Berikut beberapa strategi yang bisa dicoba. 

1. Ajak Anak Berbicara tentang Perasaannya

img_title Penerapan Pengasuhan Positif dalam Membentuk Karakter dan Perkembangan Otak Anak Usia Dini

Dorong anak untuk mengungkapkan rasa takutnya, bisa lewat percakapan ringan atau permainan yang menggambarkan “pergi dan pulang”. Contoh “Seperti mobil mainan yang keluar terowongan – dia akan datang kembali.” 

Dikutip dari laman Baby Center, ketika Anda menunjukkan bahwa takut itu wajar bukan sesuatu yang harus disembunyikan anak bisa merasa lebih didukung.

img_title Mengubah Pola Pengasuhan Anak Remaja: Menjadi Mentor dan Membangun Kemandirian Masa Depan

2. Akui Apa yang Anak Rasakan

Daripada berkata “Jangan takut, semuanya akan baik-baik saja”, cobalah ungkapkan empati, misalnya “Pasti merasa aneh ya datang ke tempat baru.” 

Dengan demikian, Anda memberi tahu anak bahwa perasaan mereka valid bukan diabaikan.

3. Jaga Konsistensi di Rumah

Setelah transisi besar, jangan terlalu banyak perubahan lain di rumah sekaligus. Biarkan anak punya waktu untuk beristirahat dan menyesuaikan diri. Ketenangan dari pola yang stabil bisa membantu mengurangi kecemasan.

4. Libatkan Anak dalam Proses

Tanyakan “Apa yang menurutmu bisa membuat sekolah jadi lebih menyenangkan?” Dengan memberi pilihan, anak merasa punya kontrol.

Jika anak kurang verbal, tawarkan beberapa opsi seperti memilih tas sekolah atau boneka yang dibawa sebagai teman.

5. Kenalkan Lingkungan Sebelum Hari Pertama

Jika memungkinkan, kunjungi sekolah atau kelas baru bersama anak kenalkan guru, lihat ruang bermain, atau tangani toilet bersama secara santai sebelumnya. Familiaritas membantu mengurangi “hal yang tak diketahui” dan memberi rasa aman.

Contoh Ketakutan Umum & Cara Menanganinya

- Perpisahan dari orang tua. Umumnya anak akan menangis saat ditinggal, dan itu wajar. Saat Anda berpamitan, lakukan secara ringkas lalu tinggalkan dengan tenang.

Halaman Selanjutnya
img_title