6 Cara Sederhana Melatih Kesabaran Anak Sejak Dini
- https://unsplash.com/photos/a-couple-of-kids-sitting-on-top-of-a-cement-bench-AMwgCXS8iyI
Parenting, VIVA Mindset –Mengajarkan anak untuk bersikap sabar dapat dimulai jauh sebelum mereka memahami makna kata “menunggu”. Sejak bayi, sebenarnya orang tua sudah sedikit mengajarkan anak untuk bersabar, contohnya seperti ketika anak harus menanti giliran untuk digendong atau ketika orang tua menyelesaikan pekerjaan sebelum menenangkan mereka.
Kebiasaan-kebiasaan kecil tersebut perlahan dapat membentuk kesadaran pada diri anak bahwa tidak semua keinginan bisa terpenuhi seketika. Saat anak tumbuh lebih besar dan mulai memahami konsep waktu, orang tua dapat mengajarkan sikap kesabaran secara lebih terarah.
- Memberikan Contoh tentang Kesabaran
Anak banyak belajar melalui pengamatan. Ketika orang tua mampu menahan emosi saat menghadapi hal-hal kecil seperti kemacetan, antrean panjang, atau ketika anak membuat kesalahan, anak melihat contoh nyata bagaimana cara bersabar.
Tunjukkan reaksi yang tenang dan beri tahu anak bagaimana cara menenangkan diri, contohnya dengan menarik napas dalam-dalam atau menghitung perlahan. Dengan begitu, anak akan memahami bahwa kesabaran dimulai dengan bereaksi secara tenang.
- Membiarkan Anak Menunggu
Tidak semua permintaan anak harus segera dipenuhi. Sesekali, biarkan mereka menunggu untuk hal-hal sederhana, seperti waktu bermain setelah makan atau menonton TV setelah mandi.
Kegiatan menunggu dapat membantu anak untuk memahami konsep waktu dan proses. Mereka belajar bahwa ada tahapan yang harus mereka jalani sebelum mendapatkan sesuatu yang diinginkan.
- Memberikan Pengalih Perhatian
Bagi anak kecil, menunggu bisa terasa sangat lama. Karena itu, memberikan pengalih perhatian dapat membantu mereka melatih kesabaran dengan cara yang menyenangkan.
Orang tua bisa mengajak anak untuk mengobrol, bermain tebak-tebakan, bercerita, atau menggambar di kertas saat sedang menunggu. Dengan begitu, waktu menunggu terasa lebih singkat dan anak belajar mengelola rasa tidak sabar mereka dengan kegiatan positif.
- Mengajarkan Cara Mengelola Emosi
Kesabaran juga memiliki ikatan erat dengan kemampuan mengendalikan emosi. Saat anak merasa kesal karena harus menunggu, bantu mereka untuk mengenal perasaan tersebut.
Dengan mengenali emosi yang mereka rasakan, anak belajar untuk memahami perasaan sendiri. Selain itu, orang tua dapat mengajarkan anak cara untuk menenangkan diri, seperti menarik napas pelan-pelan atau memeluk boneka kesayangan.