5 Tips Menghadapi Anak yang Suka Pilih Pilih Makanan
- https://www.freepik.com/free-photo/portrait-girl-eating-red-apple_2740954.htm
Parenting, VIVA Mindset – Orang yang suka pilih-pilih makanan bisa melewatkan banyak makanan lezat dan bergizi, apalagi jika daftar makanan yang mereka hindari sangat panjang, dilansir dari American Heart Association. Bagi orang tua yang harus memasak untuk anak yang suka pilih-pilih makanan, hal ini tentunya bisa menjadi tantangan tersendiri. Anda bisa mencoba menerapkan beberapa tips berikut untuk menciptakan suasana makan yang lebih santai sehingga anak tidak merasa stres saat harus makan.
1. Berbelanja dan memasak bersama anak.
Anak-anak cenderung lebih menyukai makanan jika mereka ikut serta membantu merencanakan atau menyiapkannya. Mengajak anak-anak memilih bahan makanan pilihannya seperti berbelanja sayur-sayuran segar atau makanan beku akan membuat mereka merasa terlibat. Setelah itu, ajak mereka membantu menyiapkan makanan di dapur juga. Berikan mereka kegiatan yang sesuai usia, seperti mengaduk, memotong, atau mengukur bahan-bahan. Mengajak anak-anak selama proses ini akan membuat mereka merasa terlibat dalam hasil akhirnya dan membuat mereka penasaran untuk mencoba makanan yang telah mereka buat.
2. Masak satu jenis makanan untuk seluruh keluarga.
Sajikan satu jenis makanan untuk semua anggota keluarga tanpa terkecuali. Namun, usahakan untuk memilih menu yang mencakup setidaknya satu komponen yang disukai semua anggota keluarga. Kebiasaan menyiapkan makanan yang berbeda untuk setiap orang sangatlah melelahkan, hal itu juga membuat anak-anak membutuhkan waktu lebih lama untuk belajar menyukai makanan baru.
3. Selalu tawarkan makanan baru.
Sangatlah wajar apabila anak-anak untuk bersikap hati-hati dengan hal-hal baru, termasuk makanan. Kemungkinan anak perlu melewati delapan hingga sepuluh kali percobaan untuk memutuskan apakah ia menyukai makanan baru tersebut atau tidak. Jadi, cobalah untuk terus menyajikan makanan tersebut. Biarkan anak menyentuh atau memainkan makanan tersebut untuk membantu mereka mempelajari bagaimana rasanya di mulut. Jangan lupa minta mereka untuk menggigitnya sekali.
4. Utamakan agar anak makan sampai kenyang.
Bantu anak-anak untuk makan sampai kenyang, alih-alih menghabiskan seluruh isi piring mereka. Anak kecil memiliki ukuran perut yang kecil, sehingga mereka mungkin merasa kenyang lebih cepat. Untuk anak usia 1 hingga 3 tahun, mereka rata-rata membutuhkan sekitar 40 kalori untuk setiap 2,5 cm tinggi badan. Jadi, misalnya, balita dengan tinggi 85 cm harus mengonsumsi sekitar 1.300 kalori sehari. Namun, jumlah kalori pada setiap anak juga bervariasi, tergantung pada bentuk tubuh dan tingkat aktivitas mereka.