15 Tata Krama Pembentuk Anak Santun

Anak dapat memuji orang lain itu baik.
Sumber :
  • Pexels/ https://pixabay.com/id/photos/anak-anak-saudara-laki-laki-saudari-2178857/

Parenting, VIVA Mindset – Mengajarkan tata krama pada anak itu sangat penting. Tata Krama merupakan bekal utama anak saat bersosialisasi.

img_title Memahami Akar Masalah Kehilangan Motivasi Belajar Anak

Dilansir dari @duniaparentingdotid di Instagram, kebiasaan baik harus ditanamkan sejak dini. Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter. Anak jadi lebih mudah diterima di lingkungannya.

​Pondasi Etika Dasar Anak Sehari-hari

img_title Wajib Tahu! Cara Asyik Ajari Anak Menulis dan Berhitung
  1. ​Ajari anak kata-kata ajaib. Biasakan anak mengucapkan 'tolong' saat meminta. Ia harus bilang 'terima kasih' setelah menerima bantuan. Ucapkan 'maaf' jika melakukan kesalahan. Katakan 'permisi' saat ingin melintas atau menyela. Contoh: "Tolong ambilkan bola itu." Lalu, "Terima kasih sudah membantu." Atau, "Permisi, boleh saya lewat?" Konsistensi adalah kunci utama.
  1. ​Menghargai orang lain dan lingkungan
  2. ​Tata krama juga tentang menghormati orang lain.
  3. ​Jangan memotong pembicaraan. Minta anak mendengarkan dengan saksama.
  4. ​Ketuk pintu sebelum masuk. Ini melatih anak menghargai privasi.
  5. ​Bersikap hormat pada yang lebih tua. Sapa mereka dengan senyum.
  6. ​Tidak mengejek atau mengolok-olok. Termasuk tidak berkomentar buruk tentang fisik orang lain.
  7. ​Gunakan bahasa yang sopan. Jauhkan dari kata-kata kasar.
img_title Seni Mengajar Tanpa Membuat Anak Tertekan

Tanggung Jawab Sosial

Sejak dini anak juga perlu diajari tentang tanggung jawab sosial. Pahamkan  pada anak bahwa saat bersama orang lain biasakan untuk saling menghargai sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

  1. ​Tidak memotong antrian. Ajari ia bersabar menunggu giliran.
  2. Minta izin saat meminjam milik orang lain. Hormati kepemilikan teman.
  3. ​Ajak anak menawarkan bantuan. Misalnya membawakan barang belanjaan ringan.
  4. Hargai orang yang melayani. Ucapkan terima kasih pada pelayan toko atau kasir.

Membangun Pribadi Positif

Anak juga perlu dibiasakan tahu tentang kepribadian yang baik seperti di bawah ini.

  1. Tutup mulut saat batuk dan bersin. Ini etika kebersihan dasar.
  2. Ajak anak untuk tidak pelit pujian. Biarkan ia memberi apresiasi tulus. Contohnya mengucapkan kalimat, "Gambar ini bagus sekali!"
  3. Ajari anak membuang sampah pada tempatnya. Menjaga kebersihan lingkungan adalah bentuk tata krama umum.

​Anak itu peniru ulung. Teladanilah semua tata krama ini di rumah. Sikap baik akan menjadi kebiasaan. Kebiasaan baik akan membentuk karakter mulia. Bekali anak dengan tata krama terbaik. Ajaran ini termasuk investasi berharga juga untuk masa depan sosialnya. Mari mulai mendidik dengan contoh nyata hari ini juga!

Halaman Selanjutnya
img_title