Anak Sering Bersin di Pagi Hari? Bisa Jadi Tanda Rhinitis Alergi

Anak sering bersin di pagi hari
Sumber :
  • Unsplash (Morgan Lane). https://unsplash.com/photos/woman-covering-face-with-both-hands-spX-sBygySQ

Parenting, VIVA Mindset – Para orang tua, pernahkah kalian memperhatikan anak yang sering bersin-bersin setiap pagi, tapi gejalanya menghilang saat menjelang siang? Banyak orang tua mengira hal itu sebagai pilek biasa, padahal bisa jadi itu adalah tanda rhinitis alergi.

img_title Cara Mengatur Waktu Belajar dan Bermain Anak

Rhinitis alergi adalah salah satu gangguan alergi yang cukup sering dialami anak-anak. Rhinitis alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap partikel udara yang terhirup, seperti debu, serbuk bunga, bulu hewan, atau tungau. Akibatnya, tubuh menganggap partikel tersebut sebagai ancaman, lalu melepaskan zat kimia yang memicu peradangan di saluran hidung.

Sekilas, gejalanya mirip dengan flu biasa. Namun, ada satu perbedaan yang cukup mencolok, yaitu rhinitis alergi biasanya muncul pada pagi hari dan akan membaik menjelang siang hari, terutama setelah anak beraktivitas di luar ruangan atau udara mulai menghangat.

img_title Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Tepat Mengawasi PR Anak

 

Gejala Rhinitis Alergi pada Anak

img_title Homeschooling atau Sekolah Formal? Ini Pertimbangannya

Gejala rhinitis alergi bisa muncul secara ringan hingga cukup mengganggu aktivitas anak. Beberapa tanda yang umum terjadi di antaranya.

-       Mata berair dan terasa gatal

-       Sakit kepala ringan

-       Sakit tenggorokan atau rasa gatal di tenggorokan

-       Hidung terasa gatal dan bersin-bersin, terutama di pagi hari

-       Hidung tersumbat dan mengeluarkan cairan bening

Jika anak mengalami gejala tersebut hampir setiap pagi, tanpa disertai demam atau badan lemas seperti saat flu, maka kemungkinan besar penyebabnya adalah alergi, bukan infeksi virus.

 

Cara Mengatasi Rhinitis Alergi pada Anak

Mengatasi rhinitis alergi membutuhkan langkah yang konsisten untuk mengurangi paparan alergen dan menjaga kebersihan lingkungan. Berikut beberapa cara yang bisa orang tua lakukan di rumah.

  1. Menjaga Kebersihan Rumah dan Kamar

Pastikan kamar anak selalu bersih dan bebas debu. Gantilah sprei dan sarung bantal setidaknya dua minggu sekali, dan bersihkan area kamar menggunakan kain lembap agar debu tidak berterbangan.

  1. Membersihkan AC atau Kipas Angin

Filter AC dan kipas angin sering menjadi tempat berkumpulnya debu dan kotoran mikro. Bersihkan secara rutin, minimal dua minggu sekali, agar udara yang keluar tetap bersih dan sehat untuk dihirup anak.

Halaman Selanjutnya
img_title