6 Hal Penting yang Sebenarnya Dibutuhkan Anak dari Orang Tua

Orang tua mengajak anak-anaknya untuk bermain di luar
Sumber :
  • https://unsplash.com/id/foto/orang-orang-duduk-di-bangku-hijau-dekat-jalan-pada-siang-hari-gSI4GfGx7rQ

Parenting, VIVA Mindset – Menjadi orang tua bukan hanya soal memberi makanan, pendidikan, atau tempat tinggal tetapi juga tentang bagaimana kita hadir secara emosional dan psikologis. Studi terbaru menjelaskan bahwa ada beberapa aspek krusial yang harus diperoleh anak dari orang tuanya agar tumbuh menjadi pribadi yang sehat, punya rasa harga diri tinggi, dan siap menghadapi tantangan hidup. Dikutip dari laman Psychology Today ini enam hal yang anak butuhkan dari orang tua, tak peduli usia atau jenis kelamin mereka.

img_title Kenali Tanda Kecemasan Berlebihan Anak Sejak Dini

1. Membina Rasa Percaya Diri & Citra Tubuh Positif

Penelitian menunjukkan bahwa ibu yang bisa menerima tubuh sendiri serta tidak sering mengritik tubuh sendiri dapat membantu anaknya juga punya citra tubuh yang positif. Pengawasan diri ibu terhadap kekurangan fisik atau kebiasaan memeriksa diri terus-menerus dapat memicu anak ikut-ikutan merasa kurang percaya diri. Jadi, penting bagi orang tua menunjukkan bahwa tubuh orang dewasa itu normal, dengan segala bentuk dan perubahan.

img_title Perundungan digital anak

2. Menjadi Orang Tua yang Memiliki Gaya Asuh Otoritatif

Gaya asuh yang memberi batasan jelas, tapi tetap mendukung kemandirian anak, terbukti menghasilkan anak yang merasa aman, tidak merasa “tertekan”, dan memiliki citra diri yang sehat. Anak-anak yang dibesarkan dengan gaya ini cenderung lebih sedikit merasa malu, isolasi sosial, atau merasa bahwa hidup dikontrol sepenuhnya oleh faktor eksternal.

img_title Seni Mendengarkan Tanpa Menghakimi Agar Remaja Terbuka

3. Waktu Berkualitas dan Komunikasi Terbuka untuk Anak Laki-Laki

Anak laki-laki terutama perlu kehadiran ayah yang aktif untuk bisa bermain, ngobrol, ikut kegiatan rutin bersama, bukan hanya ada secara fisik. Waktu bersama membantu mengurangi masalah perilaku, rasa cemas, atau kesepian. Selain itu, saat ada percakapan penting seperti soal seks atau batasan pribadi, sosok ayah punya peran besar dalam membimbing secara jujur & nyaman.

4. Kelembutan, Kasih Sayang dan Contoh Positif dari Ibu

Selain ketegasan, anak juga butuh ibu yang hangat, tidak berlebihan kritik, dan bisa menunjukkan kasih sayang tanpa syarat. Ibu yang selalu kasih rasa aman, kompeten, serta mampu mengajarkan regulasi emosi dan kemampuan membuat keputusan akan sangat membantu perkembangan sosial dan mental.

5. Izin untuk Menjadi Anak & Kebebasan Berevolusi

Untuk anak perempuan, terutama, penting agar mereka tahu bahwa menjadi anak itu wajar dan tidak harus memiliki tanggung jawab menjadi seperti orang tua dalam rumah. Banyak orang yang terus merawat tanggung jawab ibunya di usia dini, yang membuat mereka kehilangan ruang untuk mengeksplorasi, membuat kesalahan, dan belajar. Kebebasan ini juga penting agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang punya integritas dan pilihan sendiri.

6. Keaslian, Dukungan Emosional, & Pengakuan Tanpa Syarat

Tidak kalah pentingnya, semua anak perlu merasa bahwa mereka bisa menjadi diri sendiri tanpa takut dihakimi. Orang tua yang bisa mendengarkan, menerima perasaan anak, merayakan kekuatan mereka, dan memberi dukungan saat anak gagal akan memperkuat kepercayaan diri anak. Kritik boleh ada, tapi yang membangun bukan terus-menerus mengecilkan.

Anak-anak kita tidak cuma butuh materi atau sukses di luar, mereka lebih membutuhkan kehadiran orang tua yang nyata, yang mendengarkan, mendukung, dan menerima mereka apa adanya. Saat orang tua bisa memenuhi kebutuhan emosional seperti rasa percaya diri, kasih sayang tanpa syarat, komunikasi terbuka, dan kebebasan untuk berkembang, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih sehat, penuh empati, dan siap menghadapi kehidupan.