Mixue Viral di Twitter, Warganet Keluhkan Ini!
Namun, pendiri Mixue ini mengalami kendala karena penjualan yang mengandalkan cuaca. Es krim sendiri nikmat disantap saat cuaca panas, hingga saat musim dingin atau hujan minimum order. Zheng Hong Cao pun akhirnya gulung tikar dan memilih menutup usahanya.
Mixue Bingcheng Lahir Tahun 1997
Tak mau terpuruk lebih lama, Zheng Hongchao kembali bertekad untuk berbisnis. Pada tahun 1997 Zheng kembali mendirikan toko es serut dengan nama barunya yakni Mixue Bingcheng.
Berbagai tantangan dilalui usaha barunya ini, sampai pada tahun 2006 usaha zheng telah mendapatkan tempat pada pasarnya.
Ice Cream Mixue memiliki keunggulan pada harganya yang relatif murah dibandingkan perusahaan sejenisnya. Meski demikian Mixue Bincheng bertahap telah menjadi merek bubble tea tunggal paling laris di China.
Hingga awal 2021 lalu, Perusahaan Mixue Bincheng telah meraih pendapatan 20 miliar Yuan (Rp 40 Triliun). Dengan pendapatannya tersebut mampu mengalahkan para pesaingnya pada kategori bubble tea premium.
Demikian pembahasan terkait Mixue yang viral di Twitter.