Tips dan Trik Toilet Training pada Anak: Durasi dan Hal yang Harus Disiapkan

Seorang balita laki-laki yang sedang duduk di potty pot
Sumber :
  • https://www.magnific.com/free-photo/full-shot-cute-kid-potty-training_23591428.htm

Parenting, VIVA MindsetSetelah memahami tanda-tanda kesiapan anak untuk lepas dari penggunaan popok sekali pakai, langkah selanjutnya bagi para orang tua adalah menyusun strategi pelaksanaannya. Proses melatih anak menggunakan kamar mandi sendiri (toilet training) membutuhkan ketelatenan, konsistensi, serta pendekatan yang menyenangkan agar anak tidak merasa cemas.

img_title Jangan Langsung Panik! ini Cara Merawat Bayi Kena Flu di Rumah Agar Si Kecil Tetap Nyaman

Banyak orang tua merasa kewalahan karena membayangkan proses ini akan berjalan rumit dan mengotor rumah. Padahal, dengan persiapan perlengkapan yang tepat serta pemahaman mengenai durasi prosesnya, masa transisi ini dapat dilalui dengan jauh lebih tenang dan lancar.

Berapa Lama Durasi Ideal Toilet Training?

img_title Ciri-Ciri Anak Kena Flu Singapura dan Bedanya dengan Cacar Air, Orang Tua Wajib Tahu!

Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan orang tua adalah mengenai durasi waktu yang dibutuhkan sampai anak bener-bener mahir lepas diapers.

Berdasarkan panduan pengasuhan anak dari idai.or.id, proses toilet training umumnya membutuhkan waktu berkisar antara 3 hingga 6 bulan sampai anak benar-benar mandiri. Namun, beberapa anak mungkin membutuhkan waktu yang lebih singkat atau justru lebih lama.

img_title Anemia pada Remaja Putri: Apa Sih Pengaruhnya di Masa Depan?

Merujuk pada ulasan medis dari alodokter.com, penting bagi orang tua untuk menyadari bahwa kemampuan mengontrol buang air kecil di siang hari biasanya tercapai lebih cepat dibandingkan di malam hari. Mengompol sewaktu-waktu di malam hari masih dianggap wajar terjadi pada anak hingga ia berusia 5 tahun.

Panduan Tips dan Trik Sukses Toilet Training

Agar proses latihan berjalan efektif dan minim stres, beberapa tips praktis berikut dapat diterapkan di rumah:

Mulai Secara Bertahap di Siang Hari:

Lepaskan popok anak saat ia beraktivitas di siang hari. Ajak anak ke kamar mandi secara berkala setiap 1,5 hingga 2 jam sekali, serta sesaat setelah bangun tidur dan sebelum tidur.

Ciptakan Rutinitas yang Konsisten:

Dudukkan anak di atas pispot (potty chair) selama 3 hingga 5 menit setelah makan. Rutinitas ini membantu memanfaatkan refleks alami tubuh yang merangsang usus setelah terisi makanan.


 

Berikan Pujian dan Hindari Memarahi:

Berdasarkan edukasi dari idai.or.id, selalu berikan pujian verbal atau pelukan hangat setiap kali anak berhasil buang air di toilet. Jika anak tidak sengaja mengompol, jangan pernah memarahi atau menghukumnya karena dapat memicu rasa takut dan cemas.

Halaman Selanjutnya
img_title