Cap Terlalu Sensitif, Reduksi Kritik Nyata di Drama Search: WWW
- https://x.com/ChubbyShiro/status/1144870138908254210
Drakor, VIVA Mindset –Search: WWW yang tayang di tvN pada 2019 masih menjadi salah satu drama kantor paling diingat berkat tiga tokoh utamanya, Bae Ta-mi, Cha Hyeon, dan Song Ga-kyeong, tiga perempuan berusia akhir 30-an yang menduduki posisi penting di dua perusahaan portal internet raksasa, Unicon dan Barro. Dikutip dari Wikipedia, Bae Ta-mi digambarkan sebagai direktur yang cerdas, berprinsip tinggi, dan berorientasi pada tujuan, sosok yang jauh dari gambaran karyawan yang hanya menuruti kemauan atasan demi menjaga posisi amannya.
Kritik yang Dibungkam Sejak Episode Pertama
Pola pembungkaman terhadap kritik Ta-mi sebenarnya sudah terlihat sejak episode pembuka. Dikutip dari DramaCurrent, Ta-mi sempat mengonfrontasi atasannya, Direktur Song, soal manipulasi kata kunci pencarian yang dilakukan demi kepentingan politik tertentu, sebuah tindakan yang jelas melanggar etika kerja mereka sendiri. Namun ketika seorang anggota kongres datang mempertanyakan hal yang sama, Ta-mi justru berbalik membela argumen atasannya demi menunjukkan loyalitas kepada perusahaan, memperlihatkan bagaimana kritik yang sebenarnya berdasar bisa dengan mudah dibungkam demi menjaga citra di depan pihak luar.
Situasi ini semakin menegaskan tekanan yang dihadapi karyawan yang berusaha bersikap kritis di lingkungan kerja hierarkis, di mana kebenaran faktual kerap kali harus mengalah pada kepentingan menjaga muka perusahaan maupun atasan.
Ketika Prinsip Berujung Jadi Pengorbanan
Sikap teguh Ta-mi pada prinsipnya justru berujung pahit. Dikutip dari HelloKpop, setelah berhasil membersihkan nama Unicon dari sebuah skandal, Ta-mi tidak menyadari bahwa tindakannya justru menyulitkan posisi atasannya sendiri, Song Ga-kyeong, yang mendapat tekanan dari pihak keluarga suaminya. Situasi ini berujung pada rapat disiplin yang berakhir dengan pemecatan Ta-mi dari perusahaan, meski tindakannya sebenarnya didasari prinsip profesional yang benar.
Dikutip dari Dramabeans, dalam rekap episode 11 disebutkan bahwa Ta-mi dipecat secara tiba-tiba dan tidak adil, bahkan tanpa diberi cukup waktu untuk menyelesaikan pekerjaan yang tersisa. Ironisnya, Ga-kyeong yang mestinya memahami situasi tersebut justru sempat menyalahkan Ta-mi karena dianggap meninggalkan pekerjaan dengan tidak tuntas, alih-alih mempertanyakan keputusan pemecatan yang sebenarnya tidak adil itu. Pola menyalahkan korban inilah yang membuat banyak penonton merasa gemas, sebagaimana tercermin dari komentar-komentar yang mempertanyakan keberanian Ga-kyeong menyalahkan Ta-mi di tengah situasi yang jelas-jelas merugikannya.