Apa itu Montessori dan Bagaimana Cara Menerapkannya di Rumah
- Photo by Tatiana Syrikova: https://www.pexels.com/photo/faceless-toddler-playing-with-wooden-shapes-of-different-size-and-pasta-at-home-while-putting-biggest-shape-on-3933260/
Parenting, VIVA Mindset –Setiap anak memiliki cara belajar yang unik, dan orangtua pasti ingin memberikan stimulasi terbaik agar tumbuh kembangnya optimal. Salah satu metode pembelajaran anak adalah Montessori.
Metode Montessori mulai dikembangkan pada tahun 1907. Metode ini diciptakan oleh Dr. Maria Montessori ketika ia membuka sekolah pertamanya yang Bernama Casa dei Bambini di distrik San Lorenzo, Roma. Metode ini diterapkan di pra-sekolah dan sekolah dasar.
Montessori adalah metode pendekatan Pendidikan yang berpusat pada anak, berfokus pada pembelajaran langsung, kemandirian, dan aktivitas yang diarahkan sendiri. Metode pembelajaran membebaskan anak untuk memilih aktivitas belajarnya sendiri. Montessori menekankan pada pengembangan potensi anak secara alami melalui lingkungan belajar yang terstruktur dan disiapkan secara khusus.
Dilansir dari Asosiasi Montessori Internasional, Motessori mengembangkan anak secara keseluruhan. Akademis dan pembanungan pengetahuan adalah kualitas kunci dari Montessori, begitu pula kemampuan untuk berpikir secara kreatif dan mengerti kebutuhan orang lain.
Metode ini akan lebih membebaskan anak untuk mengembangkan dirinya secara mandiri. Misalnya, anak akan belajar dengan pembelajaran atau aktivitas pilihan merka dalam kelompok atau mandiri di kelas. Inti dari metode ini adalah memberikan kebebasan anak memilih aktivitas yang diminati, dalam batasan yang jelas.
Dalam metode Montessori, anak dipandang sebagai individu yang unik dengan kebutuhan dan minat yang berbeda. Guru atau orangtua berperan sebagai fasilitator yang membimbing dan mendukung anak dalam proses belajarnya.
Menerapkan Montessori di Rumah
Menyiapkan Lingkugan yang Tepat
Dilansir dari Guide Post Montessori, meyiapkan lingkungan yang tepat sangatlah krusial dalam menjalankan montessori di rumah. Anak tidak terbatas hanya belajar di satu ruangan, melainkan di seluruh bagian rumah.
Sedikit distraksi - furnitur yang fungsional dan simpel dan berada pada level pandangan mata lebih disarankan untuk pembelajaran montessori. Furnitur seperti rak buku harus bersih dari distraksi seperti ilutrasi kartun.
Peralatan Dunia Nyata - Memiliki cangkir dan gelas ukuran mini membuat anak mudah melakukan aktivitas simpel seperti mengambil air minum sendiri. Kesempatan ini akan membangun kepercayaan diri dan ketangguhan anak untuk tumbuh kembangnya.