Tips Melatih Delayed Gratification pada Anak dengan Cara Sederhana

Memberi pengertian kepada anak tentang menunda keinginan
Sumber :
  • https://www.sekolahmuridmerdeka.id/blog/cara-sabar-menghadapi-anak/

Parenting, VIVA Mindset – Mengajarkan anak untuk menunda keinginan atau delayed gratification adalah salah satu keterampilan penting yang perlu ditanamkan sejak dini.  Dikutip dari laman resmi Apple Tree BSD, delayed gratification adalah kemampuan untuk menunggu dan menahan diri dari sesuatu yang diinginkan, dengan harapan mendapatkan reward atau hadiah yang lebih baik di kemudian hari.

img_title Vitalnya Nutrisi 1.000 Hari Pertama Kehidupan: Fondasi Emas Pencegah Stunting

Di tengah dunia yang serba instan, anak perlu belajar bahwa tidak semua hal bisa didapatkan secara langsung, dan ada proses yang harus dijalani dengan sabar. Kemampuan ini bukan hanya membantu anak mengontrol diri, tetapi juga berperan besar dalam membentuk karakter dan kesuksesan mereka di masa depan. Berikut beberapa tips melatih delayed gratification pada anak dengan sederhana:

1.      Membedakan kebutuhan dan keinginan

img_title Menavigasi Batasan Screen Time di Era Digital: Risiko Speech Delay dan Pentingnya Digital Detox

Ajarkan anak untuk memahami perbedaan antara kebutuhan (seperti makan, istirahat, dan kesehatan) dan keinginan (seperti mainan atau camilan tertentu). Dengan begitu, anak belajar bahwa tidak semua hal harus dipenuhi saat itu juga, sehingga membantu mereka lebih bijak dalam menentukan prioritas.

2.      Mengajarkan keterampilan mendengarkan

img_title Mengatasi Tantrum Anak Usia Dini dengan Metode Emotion Coaching

Melatih anak untuk mendengarkan dengan baik membantu mereka memahami instruksi dan alasan di balik suatu keputusan. Ketika anak terbiasa mendengarkan, mereka akan lebih mudah menerima penjelasan mengapa harus menunggu atau menunda sesuatu.

3.      Mengajarkan keterampilan pemecahan masalah

Ajak anak berpikir untuk mencari solusi saat menghadapi situasi tertentu. Misalnya, ketika mereka ingin sesuatu sekarang, bantu mereka mencari alternatif atau rencana untuk mendapatkannya nanti. Hal ini melatih kesabaran sekaligus kemampuan berpikir kritis.

4.      Berlatih menunda kepuasan

Latihan sederhana seperti menunggu beberapa menit sebelum makan camilan atau menyelesaikan tugas sebelum bermain bisa membantu anak terbiasa menunda keinginan. Mulai dari hal kecil dan tingkatkan secara bertahap agar anak tidak merasa terbebani.

5.      Memberi contoh yang tepat

Anak belajar dari apa yang mereka lihat. Orang tua yang mampu mengontrol diri dan tidak selalu menuruti keinginan secara instan akan menjadi contoh nyata bagi anak. Sikap ini akan lebih mudah ditiru dibandingkan hanya sekadar nasihat.

Halaman Selanjutnya
img_title