Bayi Sering Terbangun di Malam Hari? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
- https://www.pexels.com/search/sleep%20training%20baby/?color=000000
Parenting, VIVA Mindset –Banyak orang tua mengira bayi yang sering terbangun di malam hari adalah hal yang wajar. Namun, jika terjadi terlalu sering, kondisi ini bisa memengaruhi kualitas tidur bayi sekaligus membuat orang tua kelelahan.
Padahal, tidur memiliki peran penting dalam tumbuh kembang bayi. Saat tidur, tubuh bayi memproduksi hormon pertumbuhan yang membantu perkembangan fisik, otak, hingga emosi mereka.
Dilansir dari penelitian dalam Bali Medika Jurnal, masih banyak bayi yang mengalami gangguan tidur, seperti sulit tidur di malam hari atau sering terbangun berkali-kali. Bahkan, sebagian bayi memiliki durasi tidur yang kurang dari kebutuhan idealnya.
Ada beberapa faktor yang membuat bayi sering terbangun di malam hari. Salah satunya adalah lingkungan yang kurang nyaman, seperti pencahayaan, suhu ruangan, atau suara di sekitar bayi.
Selain itu, posisi tidur dan tempat tidur yang tidak sesuai juga dapat membuat bayi merasa tidak nyaman. Faktor lain seperti kondisi kesehatan atau kebutuhan nutrisi juga bisa memengaruhi kualitas tidur bayi.
Tidak hanya itu, kebiasaan tidur juga menjadi faktor penting. Bayi yang terbiasa tidur dengan bantuan orang tua, seperti digendong atau disusui, cenderung lebih mudah terbangun ketika kondisi tersebut tidak ada.
Bayi sebenarnya membutuhkan pola tidur yang cukup dan teratur untuk mendukung tumbuh kembangnya.
Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa salah satu cara yang dapat membantu adalah dengan menerapkan sleep training, yaitu metode melatih bayi agar bisa tidur secara mandiri tanpa bantuan.
Sleep training biasanya mulai bisa diterapkan pada bayi usia sekitar 4–6 bulan, ketika pola tidur bayi mulai lebih teratur.
Cara Membantu Bayi Tidur Lebih Nyenyak
Untuk membantu bayi tidur lebih baik, orang tua dapat mulai dengan hal-hal sederhana, seperti:
- menciptakan suasana tidur yang nyaman dan tenang
- membuat rutinitas sebelum tidur (misalnya mandi atau menyanyi)
- menempatkan bayi di tempat tidur saat mulai mengantuk
- menjaga konsistensi waktu tidur setiap hari
Dengan rutinitas yang teratur, bayi akan lebih mudah mengenali waktu tidur dan beradaptasi dengan pola tersebut. Kualitas tidur bayi tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi fisik, tetapi juga oleh kebiasaan yang dibentuk sejak dini.