7 Penyebab Anak Malas Belajar Menurut Psikologi Anak
- https://www.alodokter.com/terlalu-sering-main-gadget-bisa-menghambat-perkembangan-anak
Parenting, VIVA Mindset –Anak malas belajar merupakan sifat yang membuat orang tua merasa pusing dan capek untuk menghadapinya
Ada beberapa kemungkinan hal itu dapat terjadi bisa karena lingkungan yang kurang mendukung atau terlalu dini diberi gadget sehingga fokusnya beralih dari mata pelajaran
Dalam kacamata psikologi anak perilaku itu sering kali adalah gejala tanda samar bahwa ada sesuatu yang tidak beres di rumah atau di dalam pikirannya sendiri
Berikut tujuh penyebab yang paling sering muncul dirangkum dari berbagai literatur psikologi jurnal pendidikan dan praktik klinis yang sudah lama jadi rujukan
1. Motivasi Belajar yang Tidak Tumbuh dari Dalam
Menurut teori Self-Determination Theory anak butuh motivasi intrinsik agar mau terlibat secara penuh
Saat belajar hanya dikaitkan dengan ranking atau ancaman dapat membuat anak malas belajar bukan karena tak mampu tapi karena tak merasa punya alasan pribadi untuk belajar
2. Terlalu Sering Dibandingkan dengan Anak Lain
Penelitian dalam Journal of Child Psychology menunjukkan bahwa perbandingan sosial berlebihan bisa merusak kepercayaan diri anak
Anak mulai merasa apa pun yang ia lakukan selalu kurang sehingga pelan-pelan ia menyerah sebelum mencoba
3. Lingkungan Belajar yang Tidak Aman Secara Emosional
Anak belajar paling baik saat merasa aman yaitu ketika aman dari bentakan dan aman dari rasa takut salah
Jika setiap salah menjawab direspons dengan nada tinggi maka otak anak masuk mode bertahan seperti menurut neurosains otak ini terancam sulit menyerap informasi baru yang membuat anak menghindar dan menunda belajar
4. Gaya Belajar Anak Tidak Dipahami
Tidak semua anak cocok duduk diam dengan membaca buku tebal dan menyalin papan tulis Ada anak yang menangkap visual auditori dan kinestetik serta campuran
Banyak studi pendidikan menunjukkan bahwa ketidaksesuaian gaya belajar membuat anak cepat bosan untuk mempelajari materi yang sebenarnya hanya salah cara menerapkannya
5. Tekanan Akademik yang Terlalu Tinggi
Menurut jurnal Educational Psychology Review mencatat bahwa tekanan akademik berlebih meningkatkan stres dan kecemasan pada anak sehingga saat target terlalu tinggi dan waktu istirahat terlalu sempit maka anak akan kehilangan makna belajar.Â