Melukai Ibu Sama dengan Menyakiti Anak

Anak ikut merasa terluka jika ibunya tersakiti
Sumber :
  • Pixabay/ https://pixabay.com/id/photos/ibu-anak-perempuan-makan-sedih-6302304/

Parenting, VIVA Mindset –Tidak dapat dipungkiri, pergaulan setiap orang berkaitan dengan banyak karakter. Ketika bergaul dengan seorang wanita yang telah memiliki anak (ibu), sikapmu tentu berbeda dibanding dengan seorang pemuda atau pemudi.

img_title Penerapan Pengasuhan Positif dalam Membentuk Karakter dan Perkembangan Otak Anak Usia Dini

​Kamu mungkin pernah mendengar ungkapan, "Jika ingin tahu kualitas hati seseorang, lihat bagaimana ia memperlakukan ibunya." Kalimat ini sangat benar. Tetapi ada satu hal lagi yang lebih penting. Soal apakah itu? Tentang bagaimana perlakuanmu terhadap ibunya akan berdampak langsung pada anak-anaknya.

1.     Ibu Tempat Teraman Bagi Anaknya

img_title Mengubah Pola Pengasuhan Anak Remaja: Menjadi Mentor dan Membangun Kemandirian Masa Depan

Menurut parentingasyik dalam Instagramnya, anak-anak itu peka. Bagi anak-anak, ibu adalah tempat paling aman. Tempat pulang yang mereka percaya sepenuh hati. Kalau ibunya tersakiti, dunia anak-anak pun ikut goyah. Kasih sayang dari anak memang bisa menguatkannya. Namun tidak pernah bisa menutup luka yang kamu tinggalkan di hati ibunya.

Anak-anak punya antena yang sangat sensitif untuk menangkap setiap emosi di sekitar mereka. Saat kamu menyakiti ibunya, mereka bisa merasakannya. Bukan cuma kesedihan, tapi juga rasa takut, bingung, dan bahkan rasa bersalah. Seolah-olah merekalah penyebabnya.

img_title Benarkah Bayi Lahir Caesar Lebih Mudah Sakit? Ini Penjelasan Medisnya

2.     Ketika Ibu Rapuh, Anaknya pun Hancur Perlahan

Anak-anak peka. Mereka bisa merasakan semuanya. Saat hati seorang ibu terluka, mereka pun ikut terluka. Ketika hati seorang ibu hampa, hati anaknya menyerap semuanya. Mereka juga merasakan kehampaan itu. Sekalipun tidak ada satu kata yang terucap.

Ada yang bilang ingin memiliki anak yang kuat secara emosi. Tetapi bagaimana mungkin kalau sosok yang jadi sandaran anak-anak justru terus dijatuhkan?

Bayangkan saja, seorang anak melihat ibunya menangis karena perkataan atau perlakuan kasarmu. Dunia mereka yang seharusnya aman, tiba-tiba terasa goyah. Ibunya yang seharusnya menjadi pelabuhan paling tenang, justru terlihat rapuh. Luka yang kamu tinggalkan di hati ibunya tidak akan pernah bisa sepenuhnya ditutupi, bahkan oleh kasih sayang terbesar dari anak-anak.

​Jadi ketika kamu ingin membangun hubungan yang baik dengan anak-anaknya, mulailah dengan menghargai dan menyayangi ibunya. Karena kebahagiaan seorang ibu adalah fondasi kebahagiaan anak-anak. Melukai ibunya, sama saja dengan menghancurkan dunia mereka.

Halaman Selanjutnya
img_title