3 Tips Parenting Ala Gen Z Zaman Sekarang

Mendidik anak dengan gaya parenting zaman sekarang
Sumber :
  • https://blog.uin-suka.ac.id/sigit.purnama/digital-parenting-dalam-pendidikan-anak-usia-dini-tantangan-dan-peluang-di-era-digital

Mindset –Menjadi orang tua adalah level selanjutnya dalam hidup dan, selalu menantang di setiap generasi.  Apalagi sekarang, dengan teknologi yang semakin canggih jadi, tantangan bagi orang tua dalam memahami anak-anaknya. Dari generasi ke generasi, contohnya, gen Z memilih menjadi orang tua dengan caranya sendiri.

img_title Menavigasi Batasan Screen Time di Era Digital: Risiko Speech Delay dan Pentingnya Digital Detox

Nah, sebelum itu penting mengetahui apa itu generasi Z dan apa tantangan yang dihadapi nya. Perbedaan pola pikir pada gen Z dan antar generasi.

Dilansir dari situs UNESA Generasi Z (lahir sekitar 1997–2012) adalah generasi yang sejak kecil sudah hidup di dunia serba digital. Jadi dari dulu gen Z sudah mengenal sosmed, dll dan gaya parenting mereka lebih Santai. Gen Z cepat mencari cara lewat sosial media.

img_title Mengatasi Tantrum Anak Usia Dini dengan Metode Emotion Coaching

Manfaatkan Teknologi untuk mendidik anak

Gen Z yang sudah mengenal teknologi, memanfaatkan teknologi seperti video call, Tik Tok, AR untuk belajar. Dengan begini belajar dari makin seru dan anak-anak tidak gampang bosan.

img_title Tanda Keterlambatan Motorik Bayi yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

Namun, screen time yang berlebihan juga tidak baik untuk anak. Ini menyebabkan pola tidur yang kurang baik. Jadi para orang tua harus bijak dalam memperbolehkan anak-anak mereka menggunakan handphone.

Konsep yang Lebih Kasual

Konsep yang lebih kasual ini, tidak kaku dalam parenting. Tapi, konsep ini tetap pada nilai-nilai tradisional seperti sopan santun dan kedisiplinan.

Orang tua gen Z lebih menjadi orang tua, teman, sahabat bagi si anak. Dengan begitu anak jadi lebih dekat dengan orang tuanya.

Gaya Parenting yang Lebih mengalir

Uniknya, gen Z melihat parenting lebih mengalir. Tapi, tidak menggampangkan parenting dalam mendidik anak-anaknya. Ia lebih spontan, lebih melihat situasi. 

Parenting sebenarnya bukan masalah generasi yang mana yang lebih baik, perbedaan antara generasi dan keberagamannya jadi salah satu pembeda. Yang penting cinta dan kasih saying untuk anak sehingga anak merasa aman.