Lima Jenis Pengasuhan Gentle Positive Permissive Attachment Hingga Tiger, Apa Bedanya
- https://www.freepik.com/free-photo/child-drawing-with-his-family_856020.htm
Parenting, VIVA Mindset –Setiap orang tua ingin anak berprestasi tinggi namun juga bermental sehat. Dilema ini memicu perdebatan antara Tiger Parenting yang menekankan kontrol mutlak dan Gentle Parenting yang fokus pada koneksi. Di tengah debat itu muncul Positive Attachment dan Permissive parenting. Artikel ini akan membedah lima metode populer untuk membantu Anda memilih gaya asuh yang mendukung prestasi dan mental anak secara seimbang.
1. Attachment Parenting
Pola asuh attachment berfokus pada keterkaitan dan respons orang tua terhadap kebutuhan anak mereka. Gaya pengasuhan ini percaya bahwa responsif terhadap kebutuhan dan menjaga kedekatan fisik memberikan dampak positif bagi kesehatan emosional anak. hal ini juga positif bagi hubungan anak di masa depan.
Kontak kulit ke kulit dianjurkan dan orang tua menganggap tangisan anak sebagai panggilan minta tolong. bukan upaya untuk memanipulasi mereka. Inilah sebabnya orang tua attachment mungkin memilih menggunakan gendongan bayi daripada kereta dorong. Pola asuh attachment dan gentle parenting saling kompatibel meskipun keduanya mungkin menekankan hal yang berbeda.
2. Positive Parenting
Pola asuh positif adalah gaya pengasuhan yang hangat dan tegas. metode ini menekankan keterhubungan dengan anak Anda. Orang tua positif mendengarkan anak dan berusaha menyadari emosi mereka.
Seorang anak diajarkan untuk mengenali emosi dan mencari solusi atas tantangan mereka. Jika orang tua berkata Ayah lihat kamu sedih tapi waktu bermain sudah berakhir ketahuilah bahwa ini adalah gaya pola asuh positif. Minus metode ini fokus pada validasi emosi anak sebelum menetapkan batasan.
3. Tiger Parenting
adalah gaya otoriter dengan tuntutan sangat tinggi. Pola asuh ini mendorong anak menjadi pekerja keras dan teliti. Minus namun hasilnya seringkali adalah stres tinggi dan masalah emosional.
Orang tua gaya ini mendaftarkan anak pada banyak kegiatan ekstrakurikuler. Minus tujuannya adalah memajukan prestasi anak secara maksimal.
4. Permissive parenting
Pola asuh permisif bertolak belakang dengan gaya otoriter. Orang tua permisif menganggap diri mereka sebagai teman anak. Minus pendekatan mereka santai dan lunak dengan sedikit aturan dan disiplin.