FIFA Gandeng eFootball Untuk FIFAe World Cup
- https://assetsio.gnwcdn.com/FIFA_Digital_Football
Sepak Bola, VIVA Mindset –Perpisahan antara federasi sepak bola dunia dan pihak pengembang Electronic Arts beberapa waktu lalu membuat banyak pihak bertanya mengenai nasib kompetisi esports resmi mereka ke depannya.
Setelah pihak pengembang tersebut memutuskan untuk melanjutkan franchise mereka sendiri dengan nama EA SPORTS FC, banyak penggemar berasumsi bahwa federasi akan kesulitan mencari rekan baru yang sepadan di industri game.
Namun, sebuah langkah mengejutkan justru terjadi di ranah digital football. Walaupun diketahui sudah sangat banyak kehilangan licenses klub dan liga top Eropa, judul eFootball garapan Konami secara resmi terpilih menjadi wadah baru untuk menyelenggarakan turnamen bergengsi FIFAe World Cup.
Kondisi eFootball dalam beberapa tahun terakhir memang sering menjadi sorotan dan bahan perbincangan para penikmat game sepak bola. Sejak melakukan transisi besar-besaran dari nama Pro Evolution Soccer, Konami perlahan mulai kehilangan beberapa licenses penting yang sebelumnya mereka miliki.
Banyak klub raksasa dari berbagai liga Eropa tidak lagi hadir dengan nama, logo, maupun seragam asli di dalam game tersebut karena hak eksklusifnya telah dibeli oleh kompetitor. Meski Konami secara perlahan berusaha bangkit dengan menghadirkan gameplay yang kompetitif dan menggaet beberapa klub partner secara individu, persaingan dalam hal kelengkapan licenses komersial memang sedang tidak berpihak kepada mereka.
Namun, hal tersebut rupanya tidak menyurutkan niat federasi sepak bola internasional untuk menjalin kerja sama strategis ini.
Kerja sama ini menjadi babak baru bagi kedua belah pihak di kancah esports global. Dikutip dari FIFA, kolaborasi strategis dengan pihak Konami ini bertujuan untuk memperluas jangkauan esports sepak bola kepada komunitas global secara jauh lebih inklusif.
Melalui kesepakatan resmi tersebut, turnamen FIFAe World Cup akan diselenggarakan secara penuh menggunakan platform eFootball untuk perangkat konsol maupun mobile.
Keputusan untuk turut serta memasukkan versi mobile dinilai sebagai langkah yang sangat tepat karena basis pemain game ini di perangkat seluler tergolong sangat masif di berbagai belahan dunia.
Ketiadaan licenses klub-klub raksasa dari liga top Eropa sejatinya berhasil disiasati dengan cermat dalam format turnamen ini.
Dikutip dari ESPN, kompetisi ini akan sepenuhnya menggunakan tim nasional, sehingga polemik ketiadaan logo maupun seragam resmi klub tidak menjadi masalah yang berarti dalam penayangannya.
Setiap pemain akan bertanding membawa nama dan bendera negara mereka masing-masing, bukan entitas klub komersial. Pendekatan ini sangat selaras dengan identitas federasi yang memang sejak awal berpusat pada kompetisi antarnegara, sekaligus memisahkan nilai komersial liga domestik dari nilai kompetitif sebuah game.
Pemilihan eFootball sebagai platform resmi juga didasari oleh rekam jejak Konami dan model bisnis mereka saat ini. Dilansir dari Konami, pihak pengembang menyatakan bahwa sistem free-to-play yang mereka usung berhasil meruntuhkan batasan finansial bagi para pemain baru, sehingga siapa pun bisa ikut berkompetisi tanpa harus membeli game dengan harga penuh setiap tahunnya.
Aksesibilitas tingkat tinggi ini telah membuat jumlah unduhan game tersebut meroket tajam melampaui angka 700 juta unduhan secara global. Pihak pengembang asal Jepang tersebut juga berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan komunitas melalui pembaruan server dan keseimbangan gameplay demi menjaga integritas turnamen.
Pada akhirnya, keputusan krusial untuk menggandeng judul eFootball membuktikan bahwa ketiadaan licenses klub secara masif bukan sebuah halangan mutlak untuk menyelenggarakan turnamen level dunia.
Fokus utama dari FIFAe World Cup tahun ini adalah murni pada representasi negara dan perluasan aksesibilitas game bagi seluruh kalangan pemain di berbagai platform. Ke depannya, kolaborasi ini diharapkan mampu membangun ekosistem kompetitif yang jauh lebih sehat dan memberikan warna baru bagi seluruh komunitas penggemar digital football di kancah internasional.