Eks Kiper Arsenal Alex Manninger Meninggal Dunia di Usia 48 Tahun
- https://www.espn.com/soccer/story/_/id/48502984/alex-manninger-former-arsenal-goalkeeper-dies-48
Sepak Bola, VIVA Mindset –Dunia sepak bola berduka setelah mantan kiper Arsenal, Alex Manninger, meninggal dunia pada usia 48 tahun.
Sejumlah media Inggris melaporkan penjaga gawang asal Austria tersebut wafat setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.
Menurut laporan ESPN, Manninger meninggal dunia dalam kecelakaan tragis pada Kamis pagi, 16 April 2026.
Mobil yang dikendarainya seorang diri tertabrak kereta api di sebuah perlintasan tanpa palang pintu di Nussdorf am Haunsberg, pinggiran Salzburg, Austria.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.20 waktu setempat, dan mobil Manninger terseret beberapa meter akibat tabrakan tersebut.
Peran Penting dalam Double 1997/1998
Manninger bergabung dengan Arsenal pada era kepelatihan Arsène Wenger dan langsung menunjukkan performa solid saat mendapat kesempatan.
Sky Sports mencatat ia membukukan enam clean sheet beruntun ketika Arsenal memburu gelar liga.
Salah satu penampilan paling berkesan terjadi saat menghadapi Manchester United di Old Trafford, di mana Manninger tampil gemilang dan membantu tim meraih hasil krusial.
Konsistensi tersebut menjaga momentum Arsenal hingga memastikan gelar Premier League dan FA Cup pada musim yang sama.
Pahlawan di Piala FA
Kontribusi Manninger juga terlihat di ajang Piala FA.
Menurut talkSPORT, ia melakukan penyelamatan penalti penting saat menghadapi West Ham United pada perempat final.
Manninger menggagalkan tendangan penalti Eyal Berkovic, momen yang menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan Arsenal menuju gelar.
Karier dan Warisan
Selain Arsenal, Manninger juga membela sejumlah klub Eropa seperti Fiorentina, Espanyol, Torino, Udinese, hingga Juventus, di mana ia turut meraih gelar Serie A.
Ia juga sempat memperkuat Liverpool pada musim 2016/2017.
Meski demikian, periode di Arsenal tetap menjadi yang paling dikenang.
The Guardian melaporkan banyak tokoh sepak bola memberikan penghormatan.
Mantan rekan setimnya, David Seaman, menyebut Manninger sebagai “teman yang hebat” dan pemain luar biasa yang membantu meraih gelar ganda.
Sementara itu, legenda Italia Gianluigi Buffon juga menyampaikan pesan emosional untuk mantan rekan setimnya tersebut.
Di akun Instagram pribadinya, Buffon menuliskan, “Alex, setiap kata terasa tidak berarti. Setiap air mata hanyalah tambahan untuk kehilangan seorang teman dan orang yang selalu saya kagumi. Kamu memilih hidup sederhana jauh dari hiruk-pikuk sepak bola, dengan keluarga dan alam sebagai kebahagiaanmu. Kamu selalu berdiri tegak dengan prinsip dan kebebasanmu. Dari atas sana, teruslah jaga keluargamu. Istirahat dengan tenang, Alex.”