Dua Gol Dembélé Antar PSG Depak Liverpool dari Liga Champions
- https://www.espn.com/soccer/report/_/gameId/401862889
Sepak Bola, VIVA Mindset –Paris Saint-Germain memastikan tempat di semifinal Liga Champions 2025/2026 setelah mengalahkan Liverpool dengan skor 2-0 pada leg kedua perempat final di Anfield.
Hasil tersebut membuat tim asuhan Luis Enrique melaju dengan agregat meyakinkan 4-0 setelah sebelumnya menang 2-0 pada leg pertama, sebagaimana dilaporkan ESPN.
PSG Sudah Unggul Sejak Leg Pertama
Pada leg pertama di Paris, PSG tampil dominan dan berhasil mengamankan kemenangan 2-0.
Berdasarkan data Opta yang dirangkum The Analyst, tim tuan rumah mengontrol jalannya pertandingan dan membatasi Liverpool tanpa tembakan tepat sasaran.
Dominasi tersebut membuat PSG datang ke Anfield dengan keunggulan besar sekaligus kepercayaan diri tinggi.
Liverpool mencoba bangkit pada leg kedua dengan tampil lebih menyerang sejak awal.
Namun, efektivitas PSG kembali menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.
Dembélé Kunci Kelolosan di Anfield
Kebuntuan baru pecah pada menit ke-72 melalui gol spektakuler Ousmane Dembélé dari luar kotak penalti.
Gol tersebut semakin memukul tuan rumah yang sebelumnya tampil dominan.
Dembélé kemudian menambah gol keduanya pada masa injury time untuk memastikan kemenangan 2-0 sekaligus mengunci agregat 4-0 bagi PSG.
Gol-gol tersebut menegaskan efektivitas tim tamu yang mampu memaksimalkan peluang meski tidak mendominasi permainan secara keseluruhan.
Statistik dan Momen Kunci Pertandingan
Secara statistik, Liverpool sebenarnya tampil lebih dominan pada leg kedua.
Data Opta menunjukkan Liverpool mencatat expected goals (xG) sebesar 1,97 dibandingkan dengan 1,09 milik PSG.
Tim tuan rumah juga unggul dalam jumlah tembakan dengan 21 percobaan berbanding 12 milik PSG, serta lima tembakan tepat sasaran, sementara PSG mencatat enam.
Penguasaan bola pun sedikit berpihak pada Liverpool dengan 53 persen, diikuti oleh keunggulan jumlah operan sukses dan duel yang dimenangkan.
Dominasi Liverpool terutama terlihat pada babak kedua ketika mereka melepaskan 17 tembakan setelah hanya mencatat empat pada babak pertama.
Mereka sempat mendapatkan peluang besar, termasuk situasi penalti yang dianulir VAR setelah pelanggaran Willian Pacho terhadap Alexis Mac Allister dianggap tidak cukup kuat.
Meski demikian, PSG tampil sangat klinis.