Liverpool Tanpa Shot on Target, PSG Menang Meyakinkan

Duel sengit Khvicha Kvaratskhelia melawan pemain Liverpool di Parc des Princes.
Sumber :
  • https://www.liverpoolfc.com/news/liverpool-lose-2-0-psg-first-leg-ucl-quarter-final

Sepak Bola, VIVA Mindset –Paris Saint-Germain meraih kemenangan penting atas Liverpool pada leg pertama perempat final Liga Champions UEFA musim 2025/2026.

img_title Tuchel Santai Usai Kane Gagal Penalti di Wembley: “Ya Sudahlah”

Bermain di Parc des Princes, Kamis, 9 April 2026, PSG menang 2-0 dan tampil sangat dominan sepanjang pertandingan.

PSG Dominan Sejak Awal

img_title Lautaro Martinez Cetak Brace, Inter Milan Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol untuk Tahan Imbang AS Roma 2-2

Dilansir dari ESPN, PSG langsung menekan sejak menit-menit awal.

Gol pembuka tercipta pada menit ke-11 melalui Désiré Doué yang memanfaatkan celah di lini belakang Liverpool dengan tendangan melengkung yang sempat mengenai kaki Ryan Gravenberch.

img_title Raphinha Hattrick! Barcelona Tundukkan Sevilla dan Jaga Rekor Sempurna

PSG kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-65 lewat Khvicha Kvaratskhelia.

Winger asal Georgia itu menyelesaikan serangan cepat dengan dingin dan memastikan kemenangan 2-0 bagi tim tuan rumah.

Sepanjang pertandingan, PSG mengontrol permainan dengan penguasaan bola yang dominan serta pressing tinggi yang membuat Liverpool kesulitan mengembangkan permainan.

Liverpool Tanpa Tembakan Tepat Sasaran

Data dari The Analyst menunjukkan dominasi PSG yang sangat jelas.

Liverpool bahkan gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran (shot on target) sepanjang laga.

Ini menjadi pertama kalinya Liverpool gagal mencatatkan shot on target di Liga Champions sejak November 2020 saat menghadapi Atalanta.

Tim asuhan Arne Slot juga kesulitan menciptakan peluang bersih dan kalah jauh dalam penguasaan bola serta jumlah peluang.

Tren Negatif Liverpool Berlanjut

Kekalahan ini memperpanjang tren buruk Liverpool.

The Analyst mencatat tim asal Inggris itu kini menelan empat kekalahan tandang beruntun di semua kompetisi; pertama kali terjadi sejak periode Februari hingga April 2012.

Liverpool juga mengalami tiga kekalahan beruntun untuk ketiga kalinya musim ini.

Ini menjadi catatan langka, karena terakhir kali mereka mengalami tiga rangkaian kekalahan beruntun dalam satu musim adalah pada musim 1953/54, saat mereka terdegradasi dari kasta tertinggi.

Rekor Individu Pemain PSG

Gol Kvaratskhelia memperpanjang catatan impresifnya.

Sejak bergabung dengan PSG pada awal 2025, ia telah terlibat langsung dalam 17 gol Liga Champions (11 gol + 6 assist), terbanyak di antara pemain PSG lainnya dalam periode tersebut.

Sementara itu, Désiré Doué mencatat rekor istimewa.

Pemain berusia 20 tahun ini menjadi pemain keenam yang mencetak 10 gol di Liga Champions sebelum berusia 21 tahun, mengikuti jejak Erling Haaland, Kylian Mbappé, Karim Benzema, Jude Bellingham, dan Lamine Yamal.

PSG Superior Lawan Tim Inggris

PSG juga memperlihatkan catatan impresif melawan klub Inggris.

Mereka memenangkan delapan dari 10 pertandingan terakhir Liga Champions melawan tim-tim Inggris (1 imbang, 1 kalah).

Kemenangan 2-0 ini memberikan modal sangat besar bagi PSG jelang leg kedua di Anfield.

Sementara Liverpool harus menemukan cara cepat untuk membalikkan keadaan jika ingin lolos ke semifinal.

Dominasi PSG, kegagalan Liverpool menciptakan peluang, serta berbagai rekor statistik menjadikan laga ini sebagai salah satu hasil paling mencolok di perempat final Liga Champions musim ini.