Iran Kejar Keluar Daftar Hitam FATF Hadapi Perpecahan Politik Dalam Negeri
- https://www.aljazeera.com/news/2026/2/15/iran-seeks-to-get-out-of-fatf-blacklist-amid-domestic-political-divisions
Iran, VIVA Mindset – Iran tekad lanjutkan upaya lepas blacklist Financial Action Task Force (FATF) pengawas global pencucian uang pembiayaan terorisme pada Minggu, 15 Februari 2026, meski hadapi hambatan 20 tahun dari lawan domestik, pengumuman Kementerian Intelijen Keuangan Iran respons pernyataan FATF Paris pertahankan status hitam bersama Korea Utara Myanmar, dilansir dari Al Jazeera.
FATF perketat isolasi Iran larang kantor wakil institusi keuangan aset virtual batasi transaksi komersial bahkan bantuan kemanusiaan makanan obat kirim uang pribadi proses berbasis risiko.
"Iran lanjutkan usaha keluar blacklist FATF hambatan lokal 20 tahun," tegas pernyataan resmi dilansir dari Al Jazeera, Minggu, 15 Februari 2026.
Sanksi sejak 2020 paksa bank warga Iran pakai perantara mahal gelap.
Pemerintah Rouhani 2015 komitmen tinggi ikuti rencana aksi FATF ratifikasi undang-undang transparansi tolak garis keras tolak pengawasan internasional.
Trump cabut kesepakatan nuklir 2018 kuatkan konservatif blokir legislasi FATF Iran ratifikasi 2025 pasang syarat tolak hak kelompok kolonial Zionis Mahkamah Internasional dilansir dari Al Jazeera.
Garis keras sebut FATF batasi hindari sanksi AS jual minyak China diskon kapal hantu tukar uang kompleks Turki UEA.
Hingga kini, FATF tolak syarat Iran tuntut identifikasi aset teror resolusi PBB sanksi nuklir militer tingkatkan tekanan ekonomi rial anjlok.