Iran: Posisi Tawar Lebih Kuat dari Awal Perang AS-Israel?
- https://www.aljazeera.com/news/2026/3/25/is-irans-negotiating-position-stronger-than-when-us-israeli-war-started
Iran, VIVA Mindset – Iran klaim posisi negosiasi kini lebih kuat pasca sebulan perang AS-Israel pada Rabu, 25 Maret 2026, meski Pentagon hancurkan 90% rudal dan situs nuklir, Tehran tuntut jaminan ekonomi kendali Hormuz retribusi kapal plus kembalikan aset beku akibat blokade minyak picu harga $220 per barel tewaskan 28.000 sipil Iran dilansir dari Al Jazeera, Kamis, 26 Maret 2026.
Neg Mortazavi, analis Center for International Policy, nilai strategi Iran dikutip Al Jazeera.
"Tehran anggap diri menang; tuntut sanksi dicabut reparasi kerusakan biaya Hormuz seperti Suez Panama, perang beri leverage ekonomi diplomatik gagal sebelumnya," katanya.
Iran tolak klaim Trump diskusi "produktif" sebut propaganda stabilisasi minyak.
Babak Vahdad, analis politik Iran, soroti komposisi tim negosiasi dilansir Al Jazeera.
"Penunjukan Mohammad Zolghadr eks IRGC ke Dewan Keamanan Nasional tunjuk Tehran siap konfrontasi panjang bukan kompromi; mediator Ali Larijani tewas bom Israel," tegasnya.
Jalur komunikasi tak langsung via Mesir Turki Pakistan dibuka.
Iran serang fasilitas gas Qatar balas South Pars Israel.
Hingga kini, belum ada kesepakatan ceasefire atau verifikasi stok uranium 400 kg terkubur puing.